Sep 17, 2026
Nasional

Jakarta — Kemnaker Akselerasi Perluasan Kesempatan Kerja Berbasis Digital

Di tengah pesatnya perubahan lanskap ekonomi global dan tantangan ketenagakerjaan di dalam negeri, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menggalakka

Jakarta — Kemnaker Akselerasi Perluasan Kesempatan Kerja Berbasis Digital

Di tengah pesatnya perubahan lanskap ekonomi global dan tantangan ketenagakerjaan di dalam negeri, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menggalakkan berbagai langkah strategis demi menyerap angkatan kerja nasional. Melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK), pemerintah memfokuskan perhatian pada efisiensi sistem pasar kerja, peningkatan kualitas calon tenaga kerja, serta perluasan akses lapangan kerja secara masif di seluruh pelosok wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak sekadar berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja baru, melainkan juga bagaimana mengintegrasikan sistem informasi pasar kerja agar mampu mempertemukan para pencari kerja dengan pihak pemberi kerja secara cepat, akurat, dan efisien. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan ekosistem digital SIAPkerja yang kini menjadi tulang punggung pelayanan ketenagakerjaan nasional.

Transformasi Tata Kelola dan Perlindungan Tenaga Kerja

Kebijakan penempatan tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri, terus mengalami pembenahan mendasar. Dalam konteks penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Kemnaker memperketat regulasi guna memastikan proses migrasi berjalan secara aman, teratur, dan bermartabat. Pengawasan terhadap Perusahaan Menempatkan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) kini dilakukan secara berkala dan ketat untuk mencegah berbagai praktik penempatan non-prosedural.

"Kami terus berupaya memastikan bahwa setiap pencari kerja tidak hanya mendapatkan akses pekerjaan yang layak, tetapi juga memperoleh jaminan perlindungan hukum yang kuat serta peningkatan kapasitas diri yang berkelanjutan sejak dari daerah asal," ujar Sugeng Heri Suseno.

Selain perlindungan, penguatan pelatihan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri masa kini menjadi prioritas utama. Kemnaker bekerja sama dengan berbagai asosiasi industri dan lembaga pelatihan untuk memastikan lulusan memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional. Upaya ini merupakan fondasi utama agar tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing tinggi di tengah ketatnya kompetisi global.

Perluasan Kesempatan Kerja Melalui Program Mandiri dan Padat Karya

Tidak hanya mengandalkan sektor formal, Kemnaker melalui Ditjen Binapenta dan PKK juga menggenjot program pemberdayaan masyarakat melalui skema Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan Padat Karya. Program-program ini dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat di perdesaan serta kelompok rentan agar mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Berikut adalah gambaran ringkas alokasi dan fokus program perluasan kesempatan kerja yang diselenggarakan oleh Dirjen Binapenta dan PKK:

Nama Program Fokus Utama Target Sasaran
Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula Pembentukan kelompok usaha wirausaha baru Masyarakat umum, pemuda, & kelompok rentan
Padat Karya Infrastruktur Pembangunan fasilitas publik berbasis modal insan Pekerja informal & masyarakat perdesaan
Job Fair & SIAPkerja Integration Pertemuan langsung pencari kerja dan perusahaan Lulusan baru (fresh graduate) & profesional

Menghadapi Era Digitalisasi dan Pekerjaan Hijau (Green Jobs)

Memasuki era transformasi digital dan peralihan menuju ekonomi hijau, jenis pekerjaan yang dibutuhkan oleh industri berubah secara signifikan. Kemnaker menyadari pentingnya menyiapkan tenaga kerja yang adaptable terhadap tren pekerjaan hijau (green jobs) serta keahlian digital dasar hingga tingkat lanjut.

Perubahan paradigma pasar kerja membutuhkan sinergi lintas sektor yang solid antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha. Ditjen Binapenta dan PKK terus memetakan kebutuhan pasar kerja masa depan agar program penempatan dan perluasan kesempatan kerja tetap relevan. Langkah ini diharapkan mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User