Sep 19, 2026
Hukum

Istana Buckingham Bantah Klaim Raja Charles Sebut Putri Diana Bakal Dilupakan

LONDON — Pihak Istana Buckingham secara tegas membantah tuduhan mengejutkan yang dimuat dalam buku terbaru saudara kandung mendiang Putri Diana, Earl Charl

Istana Buckingham Bantah Klaim Raja Charles Sebut Putri Diana Bakal Dilupakan

LONDON — Pihak Istana Buckingham secara tegas membantah tuduhan mengejutkan yang dimuat dalam buku terbaru saudara kandung mendiang Putri Diana, Earl Charles Spencer. Dalam buku tersebut, Raja Charles III diklaim sempat melontarkan pernyataan bahwa sosok Putri Diana akan segera dilupakan oleh publik pascakematian tragisnya pada tahun 1997.

Pernyataan bantahan resmi ini dikeluarkan menyusul beredarnya petikan memoar yang memicu kembali perdebatan publik terkait hubungan dingin antara keluarga kerajaan Inggris dan trah keluarga Spencer. Istana menegaskan bahwa narasi tersebut tidak berdasar dan sama sekali tidak mencerminkan sikap maupun perkataan Raja Charles III.

Kronologi Munculnya Kontroversi dan Klaim Memoar

Perselisihan narasi sejarah ini kembali mencuat setelah sejumlah petikan buku karya Earl Spencer dirilis ke publik. Berikut adalah kronologi perkembangan polemik tersebut:

  1. Penerbitan Naskah Memoar: Earl Charles Spencer merilis catatan dan memoar keluarga yang mengungkap percakapan masa lalu tak lama setelah kecelakaan maut di Paris pada 31 Agustus 1997.
  2. Klaim Komentar Sensitif: Dalam tulisannya, Spencer mengklaim bahwa Charles—yang saat itu masih bergelar Pangeran Wales—mengutarakan anggapan bahwa pamor dan kenangan publik tentang Diana akan memudar dengan cepat seiring berjalannya waktu.
  3. Respons Cepat Media: Klaim tersebut langsung memicu kehebohan internasional dan sorotan tajam dari para pengamat kerajaan di seluruh dunia.
  4. Bantahan Resmi Istana: Istana Buckingham mengambil langkah tak biasa dengan langsung merilis bantahan terbuka guna meredam spekulasi publik.

Reaksi Keras dan Penolakan dari Istana Buckingham

Langkah Istana Buckingham yang langsung menepis kabar ini menunjukkan sensitivitas isu seputar warisan sejarah Putri Diana. Juru bicara kerajaan menekankan bahwa klaim tersebut merupakan distorsi fakta sejarah yang merugikan.

"Klaim yang menyebutkan bahwa Yang Mulia Raja Charles III pernah menyatakan mendiang Putri Diana akan segera dilupakan adalah sepenuhnya keliru dan tidak benar," tegas perwakilan resmi Istana Buckingham dalam keterangan persnya.

Para pengamat monarki menilai, pernyataan bantahan yang tegas ini merupakan upaya proteksi citra Raja Charles III di tengah upayanya menjaga stabilitas institusi monarki modern. Sejak wafatnya Diana, Charles selalu berhati-hati dalam menjaga narasi publik demi kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.

Dinamika Hubungan Keluarga Spencer dan Monarki

Hubungan antara Earl Charles Spencer dan keluarga kerajaan memang kerap diwarnai ketegangan sejak pidato euloginya yang kontroversial di Westminster Abbey pada pemakaman Diana tahun 1997. Saat itu, Spencer secara terbuka mengkritik institusi kerajaan dan media yang dianggap memperlakukan saudara perempuannya dengan buruk.

Beberapa poin penting terkait dinamika ini mencakup:

  • Warisan Abadi Putri Diana: Meski telah tiada lebih dari dua dekade, pengaruh Putri Diana terhadap budaya populer dan aksi kemanusiaan global tetap sangat kuat.
  • Dukungan Terhadap Pangeran William dan Harry: Earl Spencer tetap mempertahankan relasi dekat dengan kedua keponakannya di tengah dinamika internal monarki.
  • Sensitivitas Memoar Kerajaan: Setiap publikasi baru mengenai masa lalu mendiang Putri Wales selalu berpotensi membuka luka lama di lingkungan Istana.

Kini, klarifikasi tegas dari Istana Buckingham diharapkan dapat mengakhiri perdebatan liar mengenai ucapan masa lalu, sembari menegaskan bahwa memori serta kontribusi mendiang Putri Diana tetap dihormati oleh keluarga kerajaan Inggris.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User