Sep 02, 2026
breaking

Gunung Sinabung Erupsi, 2.451 Warga Dievakuasi ke Posko Selamat

BREAKING — Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus dahsyat pada Minggu pagi. Kolom abu vulkanik membumbung hingga 3.000 meter di atas puncak. Status gunung api dinaikkan dari Wasp...

Gunung Sinabung Erupsi, 2.451 Warga Dievakuasi ke Posko Selamat

BREAKING — Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus dahsyat pada Minggu pagi. Kolom abu vulkanik membumbung hingga 3.000 meter di atas puncak. Status gunung api dinaikkan dari Waspada menjadi Siaga.

2.451 Warga Dua Desa Diamankan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo mengonfirmasi 2.451 warga dari Desa Payung dan Desa Kuta Tengah telah dievakuasi ke titik-titik aman. Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam menggunakan kendaraan dinas dan truck milik TNI-Polri.

Kepala BPBD Karo, Sitepu, menyatakan timnya terus melakukan pendataan warga yang belum mengungsi. "Kami masih menyisir permukiman di radius bahaya. Warga yang menolak diajak evacuate akan kami paksa demi keselamatan mereka," tegas Sitepu.

Kolom Abu 3.000 Meter

Observatorium Gunung Sinabung melaporkan erupsi terjadi pada pukul 06.41 WIB. Kolom abu berwarna kelabu gelap bergerak mengarah timur dan tenggara. Material vulkanik berjatuhan di sejumlah permukiman dalam radius 5 kilometer.

Data Pos Pengamatan Gunung Sinabung:

  • Waktu erupsi: 06.41 WIB
  • Tinggi kolom abu: 3.000 meter
  • Arah angin: Timur-tenggara
  • Status: SIAGA (Level III)
  • Radius bahaya: 5 kilometer dari puncak

Jalur Evakuasi Dibuka

Petugas gabungan dari TNI, Polri, BNPB, dan BPBD membuka jalur evakuasi menuju tiga posko utama. Warga diarahkan ke gedung-gedung sekolah dan balai desa yang telah disiagakan sejak kemarin.

Sejumlah warga tampak berlarian meninggalkan permukiman dengan membawa barang-barang penting. Ada yang menggendong anak-anak, ada pula yang menyelamatkan hewan ternak mereka.

"Saya tidak menyangka gunung meletus pagi ini. Biasanya ada tanda-tanda beberapa hari sebelumnya," kata seorang warga Payung, Rohman (42), saat dikonfirmasi di posko pengungsian.

Maskapai Diminta Hindari Langit Karo

Awan panas dan abu vulkanik Sinabung mengancam penerbangan. Kantor Bandar Udara Internasional Kualanamu mengeluarkan notice to airmen (Notam) untuk membatasi aktivitas penerbangan di sekitar kawasan Karo.

Pihak bandara menginstruksikan maskapai mencari jalur alternatif hingga situasi dinyatakan aman. Penumpang diminta menghubungi maskapai masing-masing untuk konfirmasi jadwal keberangkatan.

PVMBG: Jangan Mendekati Radius 5 Km

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperingatkan masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Zona ini ditetapkan sebagai area berbahaya dan dilarang untuk segala bentuk kegiatan manusia.

PVMBG juga meminta warga di sekitar sungai-sungai yang bermuara di Gunung Sinabung mewaspadai potensi aliran lahar dingin. Hujan yang mengguyur kawasan Karo pasca-erupsi bisa memicu banjir material vulkanik.

BPBD Siagakan Ratusan Personel

BNPB mengaktifkan command center untuk koordinasi penanganan darurat. Ratusan personel SAR, TNI, dan BPBD dikerahkan ke lokasi. Bantuan logistik berupa makanan, air bersih, dan masker mulai didistribusikan ke posko pengungsian.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meninjau langsung lokasi pengungsian dan meminta seluruh instansi terkait bersiaga penuh. "Saya minta semua bergerak cepat. Keselamatan rakyat nomor satu," kata Edy.

Warga Diminta Tenang

Kepala BNPB Suharyanto meminta warga tidak panik namun tetap waspada. Informasi resmi tentang perkembangan situasi Gunung Sinabung bisa diakses melalui kanal resmi BNPB dan PVMBG.

UPDATE: Evakuasi warga masih berlangsung. Tim medis disiagakan di posko pengungsian untuk menangani warga yang mengalami masalah pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User