Monday, 24 August 2026 | 08:12 WIB

Gubernur NTB Siapkan Rekonstruksi Ratusan Rumah Adat Sade yang Hangus

MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengumumkan rencana pembangunan kembali ratusan rumah di Desa Adat Sade yang ludes terbakar pada Sabtu (22/8). Kebakaran itu menghangu...

Aug 24, 2026 - 06:23
0 0
Gubernur NTB Siapkan Rekonstruksi Ratusan Rumah Adat Sade yang Hangus

MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengumumkan rencana pembangunan kembali ratusan rumah di Desa Adat Sade yang ludes terbakar pada Sabtu (22/8). Kebakaran itu menghanguskan kawasan permukiman tradisional di Lombok Tengah dan menyisakan duka mendalam bagi warga serta dunia pariwisata.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh orang nomor satu di NTB. Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan membiarkan warga Desa Adat Sade kehilangan tempat tinggal. Skema rekonstruksi tengah disusun bersama sejumlah instansi terkait agar pembangunan kembali berjalan cepat dan tepat sasaran.

Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu ikon budaya Sasak di Pulau Lombok. Permukiman itu menjadi tujuan wisata utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Keunikan arsitektur rumah adat berbahan alami menjadi daya tarik yang tidak dimiliki daerah lain.

Kebakaran Melalap Ratusan Rumah

Api dilaporkan mulai terlihat pada Sabtu kemarin. Saksi mata di lokasi menyebut kobaran api membesar dengan cepat karena material rumah yang mudah terbakar. Rumah adat Sade dibangun dari anyaman bambu, kayu, dan alang-alang sehingga api menjalar dalam hitungan menit.

Warga sempat berusaha memadamkan api secara manual. Upaya itu belum mampu membendung laju kobaran. Tim pemadam kebakaran dan relawan kemudian dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pendinginan terus berlangsung hingga api benar-benar padam.

Dampaknya sangat luas. Ratusan unit rumah hangus, sebagian warga kehilangan hampir seluruh harta benda. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian materi diperkirakan sangat besar. Dinas terkait masih melakukan pendataan menyeluruh terhadap bangunan yang rusak.

Skema Rekonstruksi Disiapkan

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memastikan rekonstruksi menjadi prioritas. Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan bergerak bersama. Koordinasi lintas instansi dilakukan agar proses pemulihan tidak berjalan lambat.

Langkah pertama adalah pendataan. Petugas mencatat jumlah rumah yang terbakar, kondisi warga, serta kebutuhan mendesak di lapangan. Data itu menjadi dasar penyusunan skema bantuan dan pembangunan kembali.

Pembangunan kembali tidak hanya mengejar kecepatan. Gubernur menekankan pentingnya menjaga keaslian arsitektur khas Sade. Rekonstruksi diharapkan tetap mempertahankan ciri budaya sehingga nilai kearifan lokal tidak hilang.

Material Tradisional Jadi Perhatian

Rumah adat Sade memiliki filosofi tersendiri. Seluruh bagiannya menggunakan material alam tanpa paku. Dinding anyaman bambu, tiang kayu, serta atap alang-alang menjadi ciri khas yang dijaga turun-temurun.

Namun, material yang sama ikut mempercepat jalaran api. Hal ini menjadi pertimbangan penting dalam skema rekonstruksi. Pemerintah tengah mengkaji kemungkinan penambahan material pengaman tanpa mengubah tampilan asli rumah adat.

Para tokoh adat juga dilibatkan dalam proses ini. Keterlibatan mereka dinilai krusial agar pembangunan kembali mendapat restu dan tetap selaras dengan norma adat setempat. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan rekonstruksi yang diterima seluruh pihak.

Dampak Pariwisata dan Ekonomi Warga

Desa Adat Sade merupakan salah satu penggerak ekonomi warga. Banyak keluarga menggantungkan hidup dari kunjungan wisatawan. Toko cinderamata, atraksi budaya, hingga kerajinan tenun menjadi sumber penghasilan utama.

Kebakaran ini berpotensi menghentikan sementara aktivitas wisata. Pemerintah daerah berupaya memulihkan kawasan secepat mungkin agar kunjungan kembali normal. Pemulihan sektor pariwisata menjadi bagian penting dari skema rekonstruksi.

Warga berharap pembangunan kembali segera dimulai. Mereka tidak ingin lama tinggal di tempat pengungsian. Bantuan darurat berupa tenda, makanan, dan kebutuhan pokok telah disalurkan sejak hari pertama.

Status Siaga dan Bantuan Darurat

Pemerintah menetapkan status siaga di kawasan terdampak. Posko bantuan didirikan untuk mempermudah distribusi logistik. Relawan dari berbagai komunitas turut membantu warga yang terkena dampak.

Dinas sosial dan instansi terkait bekerja memastikan kebutuhan dasar terpenuhi. Anak-anak dan lansia mendapat perhatian khusus dalam penanganan darurat. Pelayanan kesehatan juga disiagakan di sekitar lokasi pengungsian.

Penyebab kebakaran masih diselidiki aparat berwenang. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai asal api. Hasil penyelidikan akan menjadi bahan evaluasi untuk langkah pencegahan di masa depan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dan evakuasi masih berlangsung. Pemerintah meminta warga tetap tenang dan mempercayakan penanganan kepada petugas. Perkembangan skema rekonstruksi akan diumumkan setelah pendataan tuntas.

Desa Adat Sade adalah warisan budaya yang tidak ternilai. Pembangunan kembali ratusan rumahnya bukan sekadar memulihkan tempat tinggal. Lebih dari itu, ini adalah upaya menjaga identitas masyarakat Sasak agar tetap hidup bagi generasi mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User