Gandeng Sari Roti, Kemensos Berdayakan 417 KPM Jadi Penjual Roti Keliling
Kementerian Sosial resmi meluncurkan inisiatif pemberdayaan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dengan menggandeng PT Sari Roti. Sebanyak 417 keluarga penerima manfa
Kementerian Sosial resmi meluncurkan inisiatif pemberdayaan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dengan menggandeng PT Sari Roti. Sebanyak 417 keluarga penerima manfaat (KPM) di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah akan menerima pendampingan dan fasilitas untuk menjadi penjual roti keliling. Peluncuran simbolis dilakukan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di halaman Grha Bung Karno, Klaten, Jawa Tengah, pada Selasa (30/6).
Pelepasan 100 Penjual Roti Keliling
Dalam acara tersebut, Wamensos melepas secara langsung 100 orang KPM yang akan memulai usaha sebagai pedagang roti keliling menggunakan sepeda. Mereka mendapatkan sepeda, perlengkapan berjualan, dan pasokan produk Sari Roti untuk dijajakan. Agus Jabo menyampaikan harapannya agar program ini membawa keberkahan ekonomi bagi peserta. “Dengan mengucapkan doa yang setinggi-tingginya, mudah-mudahan usaha kita semua berjualan roti, Sari Roti diberikan rezeki yang melimpah oleh Gusti Allah. Bismillahirrahmanirrahim. Dengan ini saya lepaskan niat baik masyarakat Klaten untuk memberdayakan hidupnya,” ujarnya berdasarkan laporan yang diterima Beritatercepat.com.
Program ini merupakan bagian dari kemitraan strategis Kementerian Sosial dengan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Sari Roti) untuk mengurangi kemiskinan melalui wirausaha mikro. Penerima bansos PKH yang telah dinyatakan lulus dari fase bantuan tunai akan dialihkan ke skema pemberdayaan ekonomi agar mampu mandiri secara finansial. Para peserta akan menerima pelatihan manajemen usaha sederhana, pengelolaan keuangan, serta strategi pemasaran sebelum diterjunkan ke lapangan.
Kemensos menargetkan perluasan program serupa ke provinsi lain setelah mengevaluasi keberhasilan di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Skema kolaborasi dengan sektor swasta ini diharapkan menjadi model pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan. Hingga saat ini, total 417 KPM telah terdaftar dan akan secara bertahap menerima fasilitas serupa di wilayah masing-masing. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mentransformasi perlindungan sosial dari sekadar bantuan tunai menjadi pemberdayaan ekonomi produktif.
Pihak PT Sari Roti menyampaikan komitmennya untuk mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja informal. Perusahaan akan memastikan pasokan produk segar secara rutin untuk mendukung kelancaran usaha para peserta. Kerja sama ini juga dinilai sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan dalam membantu pemerintah menekan angka kemiskinan, sehingga diharapkan ribuan penjual roti keliling baru dapat tercipta secara nasional.
Comments (0)