Enam Mahasiswa Unhas Dievakuasi Darurat dari Gunung Goa Kalibbong
ALLOA — Operasi penyelamatan dramatis berakhir lega. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang terjebak kram dan kelelahan hebat di lereng Gunung Goa ...
ALLOA — Operasi penyelamatan dramatis berakhir lega. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang terjebak kram dan kelelahan hebat di lereng Gunung Goa Kalibbong, Alloa. Seluruh korban selamat tanpa cedera serius.
Kronologi: Kram Massal di Tengah Pendakian
Insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WITA. Enam mahasiswa tersebut, bagian dari rombongan pendaki amatir yang berjumlah delapan orang, mengalami kram otot serempak saat mendekati ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Suhu dingin dan medan berbatu memperburuk kondisi mereka.
Saksi mata, Ardiansyah, yang berada di titik istirahat terdekat, mengonfirmasi bahwa beberapa korban bahkan tak bisa berdiri. "Mereka langsung lemas, kaki kaku semua. Kami langsung hubungi SAR," ujarnya.
Respon Cepat Tim SAR
Basarnas Makassar menerima laporan darurat pukul 15.00 WITA. Tim beranggotakan 12 personel, didukung relawan lokal, langsung dikerahkan. Medan terjal dan hujan ringan sempat menghambat laju tim. Namun, koordinasi yang solid membuat mereka mencapai titik korban pada pukul 16.45 WITA.
Fakta Kunci:
- Waktu kejadian: sekitar pukul 14.30 WITA.
- Jumlah korban: 6 mahasiswa Unhas (4 laki-laki, 2 perempuan).
- Keluhan: kram otot pada kaki dan lengan, kelelahan ekstrem, dehidrasi ringan.
- Peralatan evakuasi: tandu portabel, tali, alat medis dasar.
- Durasi evakuasi: hampir 3 jam dari titik jemput ke posko bawah.
- Status korban: seluruhnya sadar, dievakuasi dengan selamat.
Evakuasi Tanpa Drama
Proses penurunan berlangsung hati-hati. Tim SAR harus melewati jalur sempit dan licin. Dua korban yang lebih parah harus digotong dengan tandu, sementara empat lainnya dituntun turun perlahan. Pukul 19.30 WITA, rombongan tiba di posko darurat yang telah disiagakan.
Kepala Basarnas Makassar, dalam keterangan resmi, menyatakan, "Ini evakuasi cepat dan tepat. Kami bersyukur kondisi korban stabil. Tapi ini pelajaran bagi para pendaki untuk tak remehkan persiapan."
Kondisi Terkini dan Imbauan
Setibanya di posko, para mahasiswa mendapat perawatan medis awal. Dokter menyatakan mereka hanya mengalami kelelahan otot dan perlu cairan infus. Dua di antaranya sempat observasi singkat, namun tak perlu rawat inap.
Pihak kampus Unhas melalui Humas mengonfirmasi bahwa mahasiswa tersebut merupakan peserta kegiatan ekstrakurikuler. Mereka sudah dihubungi keluarga masing-masing. "Kami akan evaluasi izin kegiatan ke depan," ujar perwakilan kampus.
Peringatan untuk Pendaki
Gunung Goa Kalibbong di Kabupaten Gowa dikenal sebagai destinasi pendakian populer, namun jalurnya cukup curam. Insiden ini menjadi pengingat keras akan pentingnya mempersiapkan fisik prima, membawa logistik cukup, serta memahami medan sebelum mendaki.
Basarnas kembali mengimbau masyarakat: "Jangan sepelekan pendakian. Selalu laporkan rencana perjalanan dan pastikan peralatan darurat."
Hingga berita ini diturunkan, keenam mahasiswa tersebut telah kembali ke kediaman masing-masing dalam kondisi sehat.
Comments (0)