Dua Minibus Tabrakan di Slipi, Macet Mengular ke Tomang
Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Letjen S. Parman, Slipi, Jakarta Barat, tepat di depan pusat perbelanjaan Slipi Jaya, Sabtu (11/7) pagi. Dua minibus yang melaju dari arah Grogol menuju Tomang bertab...
Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Letjen S. Parman, Slipi, Jakarta Barat, tepat di depan pusat perbelanjaan Slipi Jaya, Sabtu (11/7) pagi. Dua minibus yang melaju dari arah Grogol menuju Tomang bertabrakan, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh dan antrean kendaraan mencapai lebih dari 2,5 kilometer. Hingga pukul 12.00 WIB, petugas masih berjibaku mengevakuasi bangkai mobil dan mengurai kemacetan.
Kronologi Kejadian
Menurut saksi mata, tabrakan bermula ketika minibus putih yang dikemudikan oleh seorang pria paruh baya kehilangan kendali. Kendaraan tersebut oleng ke kanan dan langsung menghantam minibus silver yang melaju di lajur sebelahnya. Benturan keras terjadi sekitar pukul 10.15 WIB, mengakibatkan kedua bagian depan kendaraan ringsek parah.
Saksi mata, Rudi (35), seorang pengemudi ojek online yang berada di lokasi, menuturkan bahwa minibus putih tiba-tiba olah gerak seperti kehilangan kontrol. Mobil itu sempat menyenggol pembatas jalan sebelum akhirnya menabrak minibus silver yang sedang melaju stabil di lajur kanan. Suara benturan terdengar hingga radius 100 meter dan membuat pengendara lain panik.
Dua penumpang minibus silver mengalami luka ringan di bagian kepala dan langsung dilarikan ke klinik terdekat. Sementara itu, pengemudi minibus putih hanya syok dan langsung diamankan petugas untuk dimintai keterangan. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi yang diduga mengantuk.
Dampak Lalu Lintas
Akibat kecelakaan ini, hanya satu lajur dari total tiga lajur yang bisa digunakan. Arus kendaraan dari arah Grogol dan pintu tol Slipi 1 langsung terhambat. Kemacetan pun merayap hingga ke kawasan Taman Anggrek, Jalan Satria, dan bahkan merembet ke Jalan Palmerah serta Kemanggisan.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular sepanjang lebih dari 2,5 kilometer. Pengendara sepeda motor masih bisa menyelip di sela-sela mobil, tetapi mobil pribadi dan angkutan umum terpaksa merayap dengan kecepatan di bawah 5 km/jam. Banyak pengendara yang memilih memutar balik untuk mencari rute alternatif.
Evakuasi dan Penanganan
Petugas dari Satlantas Polres Jakarta Barat menerjunkan dua unit derek besar untuk mengevakuasi bangkai minibus. Proses evakuasi berlangsung hingga siang hari karena minibus putih mengalami kerusakan parah dan tidak bisa digerakkan begitu saja. Petugas juga membersihkan serpihan kaca dan tumpahan oli yang membuat aspal menjadi licin.
Kasatlantas Polres Jakarta Barat, AKP Budi Santoso, mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Ia menduga faktor kelalaian menjadi penyebab utama. Pihaknya juga mengimbau para pengguna jalan untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Imbauan Rute Alternatif
Bagi pengendara yang akan melintas ke arah Tomang, polisi menyarankan untuk mencari jalan alternatif. Berikut beberapa rute yang direkomendasikan:
- Melalui Jalan Arjuna – Tanjung Duren – Tomang
- Kembali ke arah Grogol lalu memutar lewat Tomang Raya
- Menggunakan Jalan Satria menuju Jalan Mandala lalu tembus ke Tomang
Hingga berita ini diturunkan, situasi lalu lintas di Jalan Letjen S. Parman arah Tomang masih padat. Petugas terus berupaya mengurai kemacetan dan menormalisasi arus kendaraan. Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas.
Comments (0)