Dua Jenazah Korban Bentrokan Adonara Dikebumikan, Satu Tertunda

Suasana duka menyelimuti Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, saat dua dari tiga jenazah korban bentrokan berdarah akhirnya disemayamkan. Prosesi pemakaman berlangsung Sabtu (18...

Jul 19, 2026 - 07:40
0 0
Dua Jenazah Korban Bentrokan Adonara Dikebumikan, Satu Tertunda

Suasana duka menyelimuti Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, saat dua dari tiga jenazah korban bentrokan berdarah akhirnya disemayamkan. Prosesi pemakaman berlangsung Sabtu (18/7) dengan pengamanan ketat aparat gabungan, menandai babak baru pascakonflik yang mengguncang wilayah itu.

Prosesi Haru di Bawah Penjagaan

Ratusan pelayat memadati permakaman umum sejak pagi. Isak tangis keluarga pecah saat keranda diturunkan ke liang lahat. Aparat keamanan berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi kericuhan susulan. Tokoh adat memimpin doa bersama, menyerukan penghentian seluruh permusuhan demi kedamaian kampung.

Bentrokan Pecah Awal Pekan

Insiden yang memicu korban jiwa ini terjadi beberapa hari sebelumnya, dipicu oleh perselisihan berkepanjangan antarwarga. Bentrokan meluas dengan cepat, melibatkan senjata tajam dan mengakibatkan sejumlah orang luka-luka. Tiga orang tewas di tempat, sementara beberapa lainnya dilarikan ke Puskesmas setempat sebelum dirujuk ke RSUD Larantuka.

Polisi masih mendalami motif pasti dan telah memeriksa saksi-saksi kunci. "Kami menjamin proses hukum berjalan adil," ujar seorang perwira yang enggan disebut namanya.

Satu Korban Menunggu Keluarga

Satu jenazah lainnya belum dimakamkan karena anggota keluarga terdekat masih dalam perjalanan dari luar pulau. Pihak pemerintah desa telah menyiapkan bantuan psikososial bagi keluarga yang berduka. Proses autopsi dihentikan atas permintaan keluarga setelah identitas korban terkonfirmasi. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan demi mempercepat fase pemulihan.

Status Darurat Diperpanjang

Pascapemakaman, status siaga di wilayah itu belum dicabut. Posko kemanusiaan dan trauma healing didirikan di balai desa. Bupati Flores Timur menginstruksikan mediasi multikeluarga untuk mencegah eskalasi. "Kami mengajak seluruh elemen menahan diri," serunya dalam keterangan tertulis. Warga yang mengungsi mulai kembali ke rumah setelah patroli gabungan TNI-Polri dipermanenkan di titik-titik rawan. Situasi dilaporkan berangsur kondusif, meski tegangan masih terasa di beberapa dusun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User