Dua Gol Messi Antar Argentina ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, bergemuruh. Di menit ke-78, Lionel Messi melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Mesir. Bol

Jul 09, 2026 - 16:39
0 0
Dua Gol Messi Antar Argentina ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, bergemuruh. Di menit ke-78, Lionel Messi melepaskan tembakan kaki kiri melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Mesir. Bola bersarang di pojok kiri gawang. Sang kapten langsung berlari ke sudut lapangan, kedua tangan terentang, rahang mengatup—sebuah selebrasi penuh amarah dan kelegaan yang mewakili satu negara. Argentina baru saja memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 lewat kemenangan 3–0 atas Mesir di babak 16 besar, Selasa (7/7), dan Messi adalah arsitek utamanya.

  • Messi mencetak dua gol (menit ke-34’ tendangan penalti, 78’ open play).
  • Gol ketiga Argentina dicetak Julián Álvarez di menit ke-85’.
  • Argentina menguasai 64% possession dan melepaskan 17 tembakan (9 on target).
  • Ini adalah gol ke-8 Messi di Piala Dunia 2026, menjadikannya top skor sementara turnamen.
  • Argentina akan menghadapi pemenang laga Jerman vs Kroasia di perempat final.

Selebrasi yang Bicara Lebih dari Sekadar Gol

Gol kedua itu bukan sekadar angka. Setelah dijaga ketat sepanjang babak pertama, Messi seperti melepaskan seluruh tekanan dalam satu momen. Ketika bola bersarang, ia tak langsung tersenyum—sebaliknya, ia mengepalkan tangan ke arah bench Argentina, seolah berkata, “Ini belum selesai.” Para pemain lain menghambur. Di tribune, ribuan suporter Albiceleste serempak menyanyikan “Muchachos”. Di tengah sorotan lampu stadion dan rintik hujan yang mulai turun, selebrasi itu adalah puisi visual: campuran keabadian dan kefanaan sang bintang berusia 39 tahun, yang mungkin memainkan Piala Dunia terakhirnya.

Superioritas Argentina yang Tak Terbendung

Argentina tampil dominan sejak sepak mula. Tim asuhan Lionel Scaloni menekan tinggi, memaksa Mesir terkurung di area sendiri. Gol pembuka lahir di menit ke-34 lewat titik putih, setelah Enzo Fernández dijatuhkan. Messi mengeksekusi dengan dingin ke sisi kanan kiper; bola melesat, tak terbaca. Di babak kedua, Mesir mencoba keluar, namun lini tengah Mac Allister dan De Paul tak memberi ruang. Puncaknya, serangan balik cepat yang diselesaikan Messi—operan terobosan Álvarez dari setengah lapangan disambut kontrol satu sentuhan, lalu penyelesaian klinis. Gol itu menandai penampilan gemilang Messi dengan rating 9,2 dari FotMob.

”Saya hanya ingin terus melangkah. Tim ini layak mendapat yang terbaik dari saya. Malam ini, segalanya berjalan sempurna,” ujar Messi usai laga kepada TyC Sports.

Bayang-Bayang Mimpi Juara Bertahan

Dengan hasil ini, Argentina menjaga asa untuk mempertahankan gelar juara dunia—sesuatu yang hanya terjadi jika mereka mampu melewati tiga laga lagi. Jalan terjal menanti: di perempat final mereka akan berhadapan dengan pemenang Jerman vs Kroasia, dua tim yang punya sejarah menyulitkan. Namun, percaya diri La Scaloneta sedang berada di puncak. Messi, Álvarez, dan lini pertahanan yang baru kebobolan dua gol sepanjang turnamen jadi fondasi kokoh. Di ruang ganti, semangat kekeluargaan menjadi kunci.

”Leo adalah inspirasi. Ketika dia merayakan seperti itu, kami semua seperti terbakar. Laga ini adalah bukti karakter juara kami,” kata Rodrigo De Paul.

Di Atlanta, Argentina bukan hanya memenangkan pertandingan. Mereka menegaskan bahwa era keemasan ini belum berakhir. Dan satu selebrasi Messi yang sederhana—namun penuh arti—akan dikenang sebagai simbol perjalanan terus berlanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User