Jakarta - DPRD DKI Jakarta hari ini melontarkan desakan keras agar Dinas Pendidikan (Disdik) DKI segera membuka seluruh data kondisi bangunan sekolah. Langkah ini dipicu insiden robohnya gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Senin (27/7/2026).
Kronologi Singkat
Informasi yang dihimpun, bangunan sekolah yang berlokasi di kawasan Kebayoran Lama itu ambruk pada pagi hari. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun aktivitas belajar mengajar langsung dihentikan. Tim pemadam kebakaran dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI dikerahkan untuk evakuasi. Para siswa dan guru dievakuasi ke area aman. Hingga kini, penyebab pasti keruntuhan masih dalam penyelidikan intensif. Beberapa saksi mata menyebutkan suara gemuruh keras sebelum atap dan dinding runtuh. Puing-puing bangunan langsung diamankan petugas.
Desakan DPRD
Komisi E DPRD DKI yang membidangi pendidikan langsung merespons. Seorang legislator senior menegaskan tidak boleh ada lagi sekolah yang ambruk tanpa peringatan dini. “Kami minta Disdik membuka data kondisi seluruh bangunan sekolah di Jakarta, transparansi ini penting agar tidak ada lagi kejadian serupa,” tegasnya. DPRD meminta audit menyeluruh terhadap seluruh gedung sekolah negeri di Ibu Kota. Data itu meliputi tingkat kerusakan, usia bangunan, dan riwayat renovasi.
DPRD mendesak Disdik menyusun prioritas perbaikan untuk sekolah yang masuk kategori rusak berat. “Jangan sampai anggaran pendidikan besar tapi keselamatan siswa terabaikan,” imbuh politikus tersebut. Komisi E juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat Daerah turut mengawasi penggunaan anggaran perbaikan sekolah. Dikhawatirkan, dana pemeliharaan tidak tepat sasaran dan hanya menyentuh permukaan.
Respons Disdik & Langkah Selanjutnya
Pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini diturunkan. Namun sumber internal menyebutkan data bangunan sekolah akan segera diungkap dalam waktu dekat. Pemprov DKI juga diharapkan mengalokasikan anggaran darurat untuk perbaikan sekolah yang rawan ambruk. Wakil Gubernur DKI menyampaikan akan turun langsung meninjau lokasi dan memimpin rapat koordinasi darurat dengan Disdik, Dinas Cipta Karya, serta BPBD untuk memetakan risiko pada bangunan publik lainnya.
Insiden ini menjadi tamparan keras bagi sistem pendidikan Jakarta. Berdasarkan data Dinas Pendidikan DKI Jakarta tahun 2024, terdapat lebih dari 1.200 sekolah negeri di DKI. Dari jumlah itu, lebih dari 30 persen dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga berat. Namun angka pasti kerusakan struktural kritis belum pernah dipublikasikan secara terbuka. Kejadian di Kebayoran Lama menambah urgensi pembukaan data tersebut.
Masyarakat, khususnya orang tua murid, diimbau tenang. Pemerintah berkomitmen menjamin keselamatan seluruh peserta didik. Saat ini, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ditutup sementara untuk investigasi dan perbaikan. Proses belajar mengajar dialihkan ke sekolah terdekat dengan tetap mengedepankan keamanan. DPRD berjanji akan mengawal ketat proses pendataan dan perbaikan agar tidak ada korban di masa depan.
Comments (0)