Dewa United Depak 10 Pemain, Hugo Gomes dan Lilipaly Termasuk

DEWA UNITED MEMBAKAR KAPAL. Klub berbasis di Tangerang itu baru saja mencatatkan hari paling kelam dalam sejarah skuad mereka dengan memutus kontrak 10 pem

Jul 09, 2026 - 00:32
0 0

DEWA UNITED MEMBAKAR KAPAL. Klub berbasis di Tangerang itu baru saja mencatatkan hari paling kelam dalam sejarah skuad mereka dengan memutus kontrak 10 pemain dalam satu gerakan brutal. Dua nama paling mencolok yang terpental: bek asal Brasil Hugo Gomes dan penyerang naturalisasi kondang Stefano Lilipaly. Tak ada karpet merah, tak ada pesta perpisahan. Yang ada hanya keputusan tegas manajemen: out, selesai, lanjutkan. Keputusan ini langsung mengguncang pasar transfer Liga 1 dan mengirim sinyal bahwa era baru dimulai tanpa kompromi.

Dua Pekan Evaluasi Mematikan

Semua bermula begitu peluit panjang Liga 1 2023/2024 berbunyi. Dewa United tidak langsung libur. Sebaliknya, ruang rapat klub dijadikan medan perang analisis. Pelatih, direktur teknik, dan tim analitik menyaring setiap menit bermain, data xG, catatan cedera, hingga rasio duel menang. Hasilnya memuakkan: seperempat roster dinilai tidak lagi layak menjalani misi naik kelas. Dalam hitungan hari, daftar hitam 10 nama diserahkan ke meja direksi. Restu diberikan. Pemecatan massal pun dieksekusi. Rapat berlangsung maraton hingga dini hari, dengan argumen panas soal arah taktis musim depan yang menuntut lini belakang lebih gesit dan serang lebih klinis.

Kronologi Sapu Bersih Diumumkan

Dewa United memilih strategi transparansi pahit. Mereka tidak menutup-nutupi perombakan. Lewat rilis resmi dan kanal digital, publik diberitahu secara berurutan siapa saja yang dipecat. Berikut timeline korban cuci gudang:

  1. Hugo Gomes dos Santos Silva — Pilar pertahanan asal Brasil dilepas lebih dulu. Meski sering jadi starter, catatan duels dan kecepatan recovery-nya dianggap sudah tidak cocok dengan filosofi high-line pelatih anyar.
  2. Stefano Lilipaly — Bomber timnas Indonesia itu menyusul. Penurunan tajam output gol dan assist di paruh kedua musim membuatnya jadi kambing hitam lini serang.
  3. Delapan pemain sisanya — termasuk beberapa nama lokal yang jarang tampil dan satu kiper cadangan — diumumkan menyusul dalam paket pembersihan akbar untuk memperkecil angka pengeluaran gaji. Total penghematan gaji dari pemecatan ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah, dana yang akan dialihkan untuk recruitment wave berikutnya.

Reset Total demi Ambisi Baru

Dengan satu sapuan, Dewa United membuka 10 slot kosong sekaligus. Ini bukan sekadar pemutusan hubungan kerja, ini deklarasi perang terhadap zona aman. Manajemen klub dikabarkan sudah menggelontorkan dana segar untuk bursa transfer dengan target pemain asing berusia produktif dan talenta lokal under-23 yang bisa dijual kembali. Fokusnya hanya satu: tim yang lebih muda, lebih cepat, dan lebih murah tapi tajam. Sumber internal menyebut klub sudah kontak langsung dengan agen beberapa pemain top Liga 1 dan satu striker asing berpaspor Afrika yang sedang memanas di divisi kedua Eropa.

Keputusan ini tentu menimbulkan guncangan di kalangan suporter. Lilipaly dan Hugo Gomes bukan sembarang pemain. Mereka adalah wajah tim di musim lalu. Namun di dunia yang diatur statistik dan profitabilitas, loyalitas tidak ada harganya jika kontribusi menurun. Sekarang, 10 kursi kosong menanti pemain baru. Siapa pun yang datang harus paham: di Dewa United, performa adalah kontrak, dan kontrak tidak diperpanjang untuk pahlawan masa lalu. Bursa transfer belum resmi dibuka, Dewa United sudah memanas. Satu hal pasti: tidak ada yang aman di kursi mereka. Kini, 10 slot kosong jadi bukti bahwa klub ini serius mengejar target papan atas musim depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User