LEIPZIG — Kejutan besar langsung tersaji pada pertandingan pembuka babak penyisihan grup Liga Champions musim 2026/2027. Klub debutan asal Italia, Como 1907, mencatatkan tinta emas dalam sejarah klub usai menumbangkan raksasa Jerman, RB Leipzig, dengan skor telak 4-1 di Red Bull Arena.
Kemenangan impresif ini menegaskan magis taktik pelatih kepala Cesc Fàbregas, yang berhasil membawa I Lariani tampil tanpa rasa takut menghadapi tim langganan kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut. Hasil ini langsung menempatkan Como di puncak klasemen sementara grup mereka.
Kronologi Laga: Dominasi Total Skuad Fàbregas
Bermain di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah, Como langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Berikut tahapan krusial yang menentukan jalannya laga:
- Menit ke-18 (Gol Pembuka Como): Memanfaatkan skema transisi cepat dari lini tengah, gelandang serang Como berhasil melepaskan tendangan mendatar presisi dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau kiper RB Leipzig.
- Menit ke-34 (Respons Leipzig): Tuan rumah menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok yang memaksa babak pertama berakhir imbang.
- Menit ke-58 (Momentum Berbalik): Perubahan taktik di ruang ganti berbuah manis. Como kembali unggul 2-1 melalui sontekan jarak dekat menyusul kerja sama umpan satu-dua yang rapi.
- Menit ke-72 & 84 (Pesta Gol Penutup): Rapuhnya pertahanan garis tinggi Leipzig dieksploitasi habis-habisan. Dua serangan balik kilat memastikan kemenangan Como menjadi 4-1 hingga laga tuntas.
"Kami tidak datang ke Liga Champions hanya untuk sekadar berpartisipasi atau menikmati atmosfer. Kami ingin menunjukkan identitas sepak bola kami. Para pemain menunjukkan keberanian dan kedewasaan taktik yang luar biasa malam ini," ungkap Cesc Fàbregas usai pertandingan.
Kunci Kemenangan dan Catatan Statistik
Secara statistik pertandingan, Como menunjukkan efektivitas permainan tingkat tinggi. Meski penguasaan bola terbagi rata sebesar 51% berbanding 49% untuk keunggulan Leipzig, Como jauh lebih mematikan saat membangun serangan.
- Akurasi Tembakan: Como mencatatkan 8 tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan, sedangkan Leipzig hanya menorehkan 3 shots on target dari 14 peluang.
- Efisiensi Lini Tengah: Duet gelandang Como memenangi 68% duel lini tengah untuk memutus suplai bola vertikal lawan.
- Rekor Bersejarah: Ini merupakan kemenangan tandang terbesar oleh tim debutan Italia di ajang Liga Champions sejak format baru diperkenalkan.
Kekalahan memalukan di kandang sendiri menjadi peringatan keras bagi pelatih RB Leipzig untuk segera membenahi koordinasi lini belakang mereka. Di sisi lain, Como akan melanjutkan tren positif ini saat bersiap menjamu lawan berikutnya di hadapan publik Stadio Giuseppe Sinigaglia pada matchday kedua mendatang.
Como sukses melibas raksasa Jerman RB Leipzig dengan skor telak 4-1 di Red Bull Arena. Cesc Fabregas buktikan Como bukan cuma pelengkap di kompetisi tertinggi Eropa. Baca kronologi lengkap laganya di Beritatercepat.com!
Comments (0)