CIREBON — Pansel Tirta Jati Diminta Jaga Independensi Seleksi Direksi
CIREBON – Proses penjaringan calon anggota Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon memasuki baba
CIREBON – Proses penjaringan calon anggota Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon memasuki babak yang dinilai krusial. Setelah tahapan seleksi administrasi diumumkan, seluruh perhatian publik kini tertuju pada Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) yang diharapkan menjadi penentu akhir berdasarkan kompetensi dan integritas, Sabtu (22/8/2026).
R. Hamzaiya, S.Hum., tokoh masyarakat yang aktif menyoroti tata kelola badan usaha milik daerah (BUMD), meminta Panitia Seleksi (Pansel) menjaga independensi selama seluruh rangkaian seleksi berlangsung. Ia menilai keterbukaan menjadi salah satu kunci agar proses penentuan calon pimpinan perusahaan daerah tersebut tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.
Menurutnya, seluruh peserta harus memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan kapasitasnya. Penilaian juga harus didasarkan pada hasil seleksi dan ketentuan yang telah ditetapkan, bukan berdasarkan faktor kedekatan maupun kepentingan tertentu.
“Selama proses seleksi masih berjalan, kami berharap Pansel benar-benar menjaga independensi dan profesionalitas. Peserta harus dinilai berdasarkan kompetensi, integritas, pengalaman, serta hasil UKK yang dijalani,” ujar R. Hamzaiya.
Transparansi Kunci Cegah Spekulasi
R. Hamzaiya menegaskan, proses seleksi jabatan strategis di perusahaan milik daerah harus mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh peserta. Transparansi juga diperlukan untuk mencegah munculnya berbagai spekulasi terkait siapa yang nantinya akan menduduki posisi Dewan Pengawas maupun Direksi.
Ia mengingatkan agar tidak ada ruang bagi dugaan intervensi, kepentingan politik, kedekatan personal, ataupun peserta yang disebut-sebut sebagai “titipan” dari pihak tertentu. Pernyataan ini mencuat di tengah kekhawatiran publik yang kerap muncul ketika perusahaan daerah membuka seleksi jabatan puncak, mengingat posisi tersebut dinilai strategis baik dari sisi bisnis maupun politik.
“Jangan sampai muncul persepsi bahwa hasil seleksi sudah ditentukan sebelum seluruh tahapan selesai. Karena itu, setiap proses harus dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Direksi dan Dewas: Dua Garda Tata Kelola BUMD
R. Hamzaiya menjelaskan, posisi Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Jati memiliki peran penting dalam menentukan arah pengelolaan perusahaan. Selain menyangkut aspek bisnis dan tata kelola, keberadaan perusahaan daerah tersebut menyangkut pelayanan publik yang menyentuh hajat hidup warga, khususnya kebutuhan air bersih di Kabupaten Cirebon.
Menurut pengamat tata kelola BUMD, kualitas pemimpin di dua lini tersebut akan menentukan apakah perusahaan mampu berinovasi, menjaga kesehatan keuangan, sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat. “Seleksi yang bersih adalah investasi jangka panjang bagi kredibilitas perusahaan,” ujarnya.
| Aspek | Direksi | Dewan Pengawas |
|---|---|---|
| Fokus Tugas | Menjalankan operasional dan strategi bisnis | Mengawasi kebijakan dan kinerja Direksi |
| Tanggung Jawab | Kinerja keuangan, layanan, dan inovasi | Akuntabilitas, kepatuhan aturan, dan tata kelola |
| Output Utama | Efisiensi dan pelayanan optimal | Pencegahan penyimpangan dan transparansi |
Harapan: Seleksi Objektif dan Akuntabel
Publik berharap Pansel tidak hanya menuntaskan tahapan secara administratif, tetapi juga membuka ruang evaluasi partisipatif. Keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya seleksi dinilai dapat memperkuat legitimasi hasil akhir, sekaligus menekan potensi konflik kepentingan.
Dengan beragamnya tantangan yang dihadapi Perumda Air Minum Tirta Jati, mulai dari efisiensi operasional, perluasan cakupan layanan, hingga tata kelola keuangan, kualitas pimpinan yang terpilih akan sangat menentukan masa depan perusahaan. Karena itu, integritas proses seleksi menjadi prasyarat mutlak yang tidak bisa ditawar.
Hingga berita ini diturunkan, Pansel belum memberikan pernyataan resmi terkait jadwal pelaksanaan UKK. Masyarakat dan pemangku kepentingan terus memantau perkembangan seleksi, berharap seluruh tahapan berjalan sesuai koridor dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar terbaik bagi perusahaan daerah tersebut.
[SOCIAL_TWEET]: 🏛️ R. Hamzaiya minta Pansel Tirta Jati jaga independensi saat seleksi Direksi & Dewas. Transparansi kunci cegah polemik! 💧 #Cirebon #TirtaJati #BUMD [SOCIAL_TG]: 💧 Seleksi Direksi & Dewas Tirta Jati disorot! Tokoh masyarakat minta Pansel jaga independensi & transparansi. UKK jadi penentu akhir — kompetensi wajib diutamakan. Baca selengkapnya di Beritatercepat.com!
Comments (0)