Sep 18, 2026
Jawa Barat

CIREBON — KKP Sulap Pelabuhan Kejawanan Jadi Destinasi Wisata Modern

Aroma khas garam pesisir dan deburan ombak Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Kota Cirebon kini menyimpan janji perubahan besar. Kawasan yang

CIREBON — KKP Sulap Pelabuhan Kejawanan Jadi Destinasi Wisata Modern

Aroma khas garam pesisir dan deburan ombak Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Kota Cirebon kini menyimpan janji perubahan besar. Kawasan yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian nelayan lokal tersebut bersiap bertransformasi menjadi pusat perikanan modern bertaraf internasional yang berpadu harmonis dengan sektor pariwisata bahari pada tahun 2028 mendatang.

Langkah berani ini diambil oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bagian dari penataan ulang kawasan pesisir Jawa Barat. Revitalisasi PPN Kejawanan tidak sekadar menyentuh perbaikan dermaga, melainkan merombak total wajah pelabuhan agar memiliki daya tarik wisata tanpa menghilangkan identitas serta karakter kebudayaan lokal masyarakat Cirebon.

Integrasi Wisata Bahari dan Perikanan Modern

Proyek pengembangan ini dirancang dengan konsep kawasan terpadu. Ke depan, para wisatawan yang berkunjung ke PPN Kejawanan tidak hanya disuguhkan pemandangan aktivitas nelayan yang mendaratkan hasil tangkapan, tetapi juga fasilitas modern seperti pusat kuliner olahan laut yang higienis, area promenade tepi pantai, serta pusat perbelanjaan oleh-oleh khas pesisir.

Transformasi ini diharapkan mampu menghapus citra pelabuhan perikanan yang kumuh dan bau. KKP berkomitmen menerapkan standar sanitasi mutakhir pada seluruh rantai pasok ikan, mulai dari dermaga tambat labuh hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

"Revitalisasi PPN Kejawanan merupakan wujud nyata penataan pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan. Kita ingin pelabuhan ini tidak hanya menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli ikan, tetapi juga destinasi wisata keluarga yang membanggakan warga Cirebon," ujar perwakilan KKP dalam keterangannya.

Selain infrastruktur fisik, nilai-nilai kearifan lokal seperti arsitektur khas Cirebon akan diintegrasikan dalam desain bangunan pelabuhan. Pendekatan ini diambil agar wisatawan tetap dapat merasakan kehangatan budaya pesisir Kota Udang di tengah megahnya fasilitas bertaraf internasional.

Dampak Ekonomi dan Perbandingan Fasilitas

Modernisasi PPN Kejawanan diproyeksikan akan mengerek pendapatan nelayan secara signifikan serta membuka lapangan kerja baru di sektor pariwisata dan jasa perhotelan di sekitarnya. Peningkatan fasilitas penyimpanan terintegrasi (cold storage) juga akan memastikan kualitas hasil tangkapan nelayan tetap segar hingga menembus pasar ekspor.

Berikut adalah gambaran transformasi PPN Kejawanan dari kondisi eksisting menuju target pelabuhan modern pada 2028:

Kategori Parameter Fasilitas Eksisting (Saat Ini) Target Revitalisasi (2028)
Sistem Pelelangan (TPI) Konvensional, area terbatas Digital, higienis, bertaraf internasional
Sektor Pariwisata Terbatas pada wisata lokal pantai Integrated Eco-Tourism & Waterfront Dining
Rantai Dingin (Cold Chain) Kapasitas terbatas Integrated Cold Storage modern & ramah lingkungan
Manajemen Limbah Sederhana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu

Harapan Baru Bagi Nelayan dan Industri Kreatif

Kehadiran destinasi baru ini memantik optimisme tinggi dari para pelaku usaha perikanan maupun industri kreatif lokal. Para nelayan menyambut baik rencana perbaikan infrastruktur dermaga yang selama ini kerap mengalami pendangkalan, sehingga menyulitkan kapal-kapal berukuran besar untuk bersandar.

Di sisi lain, para pelaku UMKM kuliner dan kerajinan tangan lokal dipastikan mendapat panggung lebih luas untuk memasarkan produk unggulan mereka. Sentuhan kreativitas anak muda Cirebon akan diwadahi melalui ruang publik terbuka yang dirancang khusus untuk menggelar berbagai atraksi seni dan festival budaya pesisir secara berkala.

Dengan target penyelesaian pada tahun 2028, PPN Kejawanan bersiap menegaskan posisinya tidak hanya sebagai gerbang utama industri perikanan di pantai utara Jawa, tetapi juga sebagai ikon baru pariwisata yang membanggakan di Jawa Barat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User