BARU SAJA — Kebakaran hebat melanda tiga ruko yang dijadikan tempat tinggal di Gang Simbang Satu, Jalan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Kamis dini hari. Dua penghuni tewas terjebak di dalam bangunan.
Api berkobar cepat dan menjalar ke bangunan yayasan sekolah di sekitarnya. Warga panik. Evakuasi berlangsung mencekam.
Ledakan Saat Evakuasi
Saksi mata, Saiful Anwar, menyaksikan langsung detik-detik dramatis penyelamatan. Dua kali ledakan terdengar saat warga berupaya menolong korban.
"Pas perempuan itu mau diselamatkan, terdengar bunyi ledakan. Akhirnya dia kembali masuk ke dalam," ujar Saiful di lokasi.
Api diduga bermula dari ruko yang dipakai mengumpulkan barang bekas. Material mudah terbakar membuat kobaran api membesar dalam hitungan menit.
Dua Korban di Titik Berbeda
Disdamkarmat Kota Bekasi mengerahkan 6 unit mobil pemadam, 3 kendaraan penyelamatan, dan ambulans. Api baru padam sekitar pukul 03.30 WIB setelah penanganan hampir tiga jam.
- M. Sofyan (45) — ditemukan di lantai dua, di atas kasur
- Srimursidah Handayani (52) — ditemukan di lantai bawah, dekat kamar mandi
- Kedua korban mengalami luka bakar berat
- Jenazah dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
Komandan Kompi B Disdamkarmat Kota Bekasi, Haryanto, mengonfirmasi temuan tersebut.
"Kedua korban meninggal dunia. Satu ditemukan di lantai dua, di atas kasur, dan satu lagi di bawah, dekat kamar mandi," kata Haryanto.
Barang Bekas Hambat Pemadaman
Petugas terkendala tumpukan barang bekas di dalam ruko. Material tersebut sulit dipadamkan dan mempercepat penyebaran api.
"Yang terbakar di dalam ruko ada bahan-bahan yang sulit dipadamkan. Lokasi ruko yang tengah memang digunakan untuk mengumpulkan barang-barang bekas," jelas Haryanto.
Dugaan Sementara Penyebab
Haryanto menyebut api diduga berasal dari aktivitas membakar wadah telur yang ditinggalkan.
"Informasi sementara yang kami dapat, ada salah satu keluarga membakar bekas dus telur, mungkin untuk obat nyamuk, namun kemudian ditinggalkan," ujar Haryanto.
Polisi dan petugas damkar masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Warga Diminta Siaga
Insiden ini menjadi peringatan keras soal bahaya menumpuk barang mudah terbakar di permukiman padat. Warga sekitar diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.
Perkembangan penyelidikan akan terus dipantau. UPDATE menyusul.
Comments (0)