BREAKING: Sekolah Bantah Ratusan Senjata Ekskul Menembak

BARU SAJA — Pihak sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya angkat bicara menanggapi temuan ratusan senjata api di lingkungan sekolah. Kuasa hukum sekolah dengan tegas membantah bah...

Aug 07, 2026 - 19:35
0 0
BREAKING: Sekolah Bantah Ratusan Senjata Ekskul Menembak

BARU SAJA — Pihak sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya angkat bicara menanggapi temuan ratusan senjata api di lingkungan sekolah. Kuasa hukum sekolah dengan tegas membantah bahwa senjata tersebut terkait dengan kegiatan ekstrakurikuler menembak.

Penjelasan resmi disampaikan dalam konferensi pers mendadak, menit lalu. Pihak sekolah menyebut penyimpanan senjata itu murni akibat sengketa internal yayasan, bukan untuk kegiatan siswa.

Kronologi Temuan Ratusan Senjata

Penggerebekan dilakukan aparat kepolisian beberapa hari terakhir. Lokasi penyimpanan berada di area gudang sekolah yang selama ini terkunci rapat. Saksi mata di lokasi melaporkan puluhan kotak kayu berisi senjata api berbagai jenis ditemukan berserakan.

  • Ratusan pucuk senjata diamankan polisi dari lokasi sekolah
  • Senjata terdiri dari pistol, revolver, dan senapan angin
  • Barang bukti langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut
  • Belum ada tersangka yang ditetapkan hingga berita ini diturunkan

Bantahan Resmi Pihak Sekolah

Kuasa hukum sekolah menyatakan bahwa temuan senjata tersebut tidak ada hubungannya dengan kegiatan ekstrakurikuler menembak yang pernah diklaim oleh beberapa pihak. "Kami tegaskan, senjata-senjata itu bukan untuk ekskul. Itu aset yayasan yang disengketakan," ujar kuasa hukum di hadapan wartawan.

Pihak sekolah juga mengungkapkan bahwa penyimpanan senjata tersebut merupakan warisan dari pengurus yayasan lama. Sengketa kepemilikan antara dua kubu yayasan menjadi akar masalah utama. "Kami tidak pernah menggunakan senjata itu untuk kegiatan siswa. Itu murni konflik internal," tambahnya.

Fakta Kunci yang Perlu Diketahui

  • Senjata ditemukan dalam kondisi tidak terawat dan beberapa di antaranya berkarat
  • Polisi masih melakukan uji balistik untuk memastikan apakah senjata pernah digunakan
  • Kepala sekolah dikonfirmasi tidak mengetahui keberadaan senjata tersebut
  • Yayasan telah bersengketa selama lebih dari 2 tahun di pengadilan
  • Pihak sekolah berjanji kooperatif penuh dengan proses hukum yang berjalan

Respons Kepolisian dan Langkah Lanjutan

Polres Jakarta Selatan masih melakukan pendalaman. Petugas telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengurus yayasan dan karyawan sekolah. "Kami masih menunggu hasil laboratorium forensik," kata perwakilan kepolisian di lokasi penggerebekan.

Evakuasi senjata dilakukan dengan pengawalan ketat. Petugas menggunakan truk khusus untuk mengangkut barang bukti. Proses evakuasi berlangsung selama lebih dari tiga jam dan disaksikan langsung oleh warga sekitar yang heboh menyaksikan kejadian tersebut.

Dampak dan Keamanan Sekolah

Pasca temuan ini, sekolah langsung meningkatkan sistem keamanan. Pihak sekolah juga membuka hotline khusus untuk menjawab pertanyaan orang tua murid. "Kami paham kekhawatiran orang tua. Kami pastikan lingkungan sekolah aman," tegas kuasa hukum.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta dikonfirmasi akan melakukan audit menyeluruh terhadap semua sekolah swasta di wilayah tersebut. Langkah ini diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Pendidikan. Namun, pihak sekolah berjanji akan mengumumkan perkembangan terbaru dalam 24 jam ke depan. Sengketa yayasan disebut sebagai pemicu utama penyimpanan senjata yang tidak lazim tersebut.

Update perkembangan kasus ini akan terus kami sampaikan. Pantau terus portal Detik Ini Juga untuk informasi terbaru seputar penggerebekan senjata di Pondok Pinang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User