Monday, 24 August 2026 | 10:04 WIB

BREAKING: Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Tersangka Korupsi KPK

BARU SAJA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq sebagai tersangka dugaan korupsi. Penetapan berlangsung di Gedung Merah Pu...

Aug 24, 2026 - 00:24
0 0
BREAKING: Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Tersangka Korupsi KPK

BARU SAJA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq sebagai tersangka dugaan korupsi. Penetapan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Prof. Akhmad Sodiq langsung berjalan menuju mobil tahanan setelah proses pemeriksaan selesai. Momen itu terekam awak media di lokasi. Rektor tampak digiring penyidik usai menjalani pemeriksaan.

Status tersangka dikonfirmasi langsung oleh penyidik. KPK belum membeberkan detail konstruksi perkara. Publik menunggu pemaparan resmi lembaga antirasuah.

Kronologi Penetapan Tersangka

Proses hukum berjalan cepat. Prof. Akhmad Sodiq tiba di Gedung Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan intensif. Beberapa jam kemudian, penyidik mengumumkan perubahan status hukumnya.

  • Prof. Akhmad Sodiq ditetapkan tersangka pada Sabtu (22/8/2026)
  • Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta
  • Usai diperiksa, rektor langsung digiring ke mobil tahanan
  • Status tersangka dikonfirmasi penyidik KPK

KPK Belum Rinci Nilai Kerugian

Penyidik belum mengumumkan total kerugian negara. Penghitungan masih berjalan bersama auditor. KPK menyebut kasus ini masuk kategori penyalahgunaan wewenang.

Penyidik terus mengumpulkan barang bukti. Dokumen pengadaan dan laporan keuangan menjadi fokus pemeriksaan. Saksi tambahan dijadwalkan diperiksa dalam waktu dekat.

Respons Unsoed dan Civitas Akademika

Penetapan tersangka memicu perhatian luas. Civitas akademika Unsoed menanti pernyataan resmi kampus. Aktivitas perkuliahan dilaporkan tetap berjalan normal.

Pihak rektorat belum berkomentar resmi. Namun, kemungkinan penunjukan pelaksana tugas rektor mengemuka. Keputusan itu menunggu arahan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Mahasiswa meminta proses hukum berjalan transparan. Mereka menuntut tata kelola kampus tetap berjalan. Diskusi soal integritas mulai digelar di sejumlah fakultas.

Rekam Jejak Tersangka

Prof. Akhmad Sodiq merupakan pimpinan tertinggi Unsoed. Ia memimpin kampus yang berlokasi di Purwokerto, Jawa Tengah. Kariernya di dunia akademik terbilang panjang.

Dugaan korupsi yang menjeratnya masih didalami. KPK belum menyebut peran tersangka secara rinci. Kemungkinan penetapan tersangka lain tetap terbuka.

Korupsi di Lingkungan Kampus

Kasus ini menambah daftar penindakan KPK di sektor pendidikan tinggi. Sejumlah pejabat kampus negeri telah tersandung kasus serupa. Modus umumnya berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa.

KPK mengingatkan pimpinan kampus menjaga tata kelola. Transparansi anggaran menjadi kunci pencegahan. Satuan pengawas internal harus bekerja optimal.

Proses Hukum Selanjutnya

Prof. Akhmad Sodiq kini menyandang status tersangka. Penyidik berwenang menahan tersangka selama 20 hari pertama. Masa penahanan dapat diperpanjang hingga 40 hari.

Berkas perkara disusun setelah penyidikan rampung. KPK menargetkan pelimpahan tahap dua dalam beberapa bulan. Penuntut umum kemudian menyiapkan surat dakwaan.

Tersangka wajib memenuhi setiap panggilan penyidik. Ketidakhadiran tanpa alasan sah memicu penjemputan paksa. Kerja sama tersangka dapat menjadi pertimbangan hukum.

Dampak Terhadap Unsoed

Penetapan tersangka berdampak pada transisi kepemimpinan kampus. Unsoed tetap menjalankan aktivitas akademik seperti biasa. Roda organisasi dijalankan oleh pejabat yang ditunjuk.

Kementerian diharapkan cepat merespons. Kepastian kepemimpinan menjaga stabilitas kampus. Akademisi mendorong transisi yang bersih dan transparan.

Suasana di Gedung Merah Putih

Gedung Merah Putih KPK menjadi pusat perhatian pada Sabtu (22/8/2026). Sejumlah awak media menanti di lokasi sejak pagi. Suasana tegang menyelimuti area sekitar gedung.

Pengamanan diperketat di pintu masuk. Petugas bersiaga di sejumlah titik. Proses pemeriksaan berlangsung tertutup dari publik.

Perkembangan yang Dinanti

Publik menanti konferensi pers KPK. Lembaga antirasuah dijadwalkan memaparkan konstruksi perkara. Jadwal resmi belum diumumkan hingga kini.

KPK menegaskan komitmen memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Sektor pendidikan tidak terkecuali. Penindakan ini menjadi sinyal keras bagi seluruh pejabat publik.

Kasus ini menjadi pelajaran bagi pimpinan perguruan tinggi di Indonesia. Integritas harus dipegang teguh. Penegakan hukum terus berjalan tanpa henti.

Masyarakat dapat memantau perkembangan melalui kanal resmi KPK. Informasi terbaru akan disampaikan secepatnya. Seluruh pihak diminta menunggu fakta resmi dari penyidik.

Perkembangan kasus ini menjadi perhatian nasional. Unsoed sebagai kampus besar di Jawa Tengah kini disorot. Penegakan hukum diharapkan berjalan adil dan transparan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User