BREAKING: Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel
BARU SAJA – Kepolisian membongkar temuan mengejutkan di sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan. Ratusan senjata, termasuk airsoft gun dan senjata api, diamankan dari lokasi tersebut. Polis...
BARU SAJA – Kepolisian membongkar temuan mengejutkan di sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan. Ratusan senjata, termasuk airsoft gun dan senjata api, diamankan dari lokasi tersebut. Polisi kini mendalami legalitas kepemilikan senjata-senjata itu.
Penggerebekan dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat. Tim gabungan dari Polres Jakarta Selatan langsung bergerak ke lokasi pada Rabu pagi. Hasilnya, petugas menemukan puluhan kotak berisi senjata yang tersimpan di gudang yayasan.
Fakta Kunci Temuan Senjata
- Lebih dari 200 pucuk senjata diamankan, terdiri dari airsoft gun dan senjata api rakitan.
- Senjata ditemukan di gudang belakang sekolah, tersembunyi di balik tumpukan barang bekas.
- Belum ada penangkapan, namun pihak yayasan diperiksa intensif.
- Polisi masih menyelidiki asal-usul dan izin kepemilikan senjata tersebut.
Menurut sumber kepolisian, senjata api yang ditemukan diduga jenis revolver dan pistol rakitan. Sementara airsoft gun berbagai merek, sebagian dalam kondisi baru. "Kami masih mendata satu per satu," ujar seorang petugas di lokasi.
Kronologi Penemuan
Penemuan berawal dari laporan warga sekitar yang curiga dengan aktivitas di yayasan. Warga melihat beberapa pria membawa kotak besar pada malam hari. Polisi kemudian melakukan penyelidikan selama tiga hari sebelum akhirnya menggerebek lokasi.
Saat penggerebekan, tidak ada perlawanan. Namun, pihak yayasan sempat mengelak bahwa senjata tersebut milik mereka. "Mereka bilang itu barang titipan," kata saksi mata di lokasi. Polisi tidak percaya begitu saja dan terus mendalami.
Penyelidikan Legalitas
Polisi kini fokus pada legalitas senjata. Airsoft gun sebenarnya legal jika memiliki izin dari kepolisian. Namun, senjata api rakitan jelas ilegal. "Kami cek ke pabrikan dan database kepemilikan," jelas Kasat Reskrim Polres Jaksel.
Hingga berita ini diturunkan, polisi telah memeriksa lima orang saksi. Termasuk kepala yayasan dan pengelola gudang. Mereka dimintai keterangan tentang asal-usul senjata. "Kami juga lacak pembelian melalui kuitansi," tambah petugas.
Respons Publik dan Sekolah
Orang tua murid panik setelah mendengar kabar ini. Beberapa datang ke sekolah untuk memastikan keselamatan anak mereka. Pihak sekolah belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, aktivitas belajar mengajar sempat dihentikan sementara.
"Kami kaget, ini sekolah swasta ternama," ujar seorang orang tua. Polisi menjamin keamanan dan meminta warga tetap tenang. "Kami akan ungkap tuntas," tegasnya.
Kasus Serupa dan Ancaman Hukum
Kasus ini mengingatkan pada temuan senjata di sekolah lain beberapa tahun lalu. Namun, jumlah ratusan pucuk terbilang langka. Jika terbukti ilegal, pemilik bisa dijerat Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Polisi juga menyelidiki kemungkinan senjata digunakan untuk kejahatan. "Kami cek kaitannya dengan kasus perampokan," ujar petugas. Sampai saat ini, belum ada konfirmasi tentang jaringan kriminal.
Update Terkini
Hingga pukul 14.00 WIB, polisi masih melakukan penyitaan dan pendataan. Sebuah truk polisi terlihat membawa kotak-kotak senjata dari lokasi. Warga sekitar berkerumun menyaksikan. "Ini kejadian besar," kata seorang warga.
Polisi berjanji merilis perkembangan resmi dalam waktu dekat. Sementara itu, semua senjata diamankan di Mapolres Jaksel. Kasus ini menjadi peringatan keras tentang pengawasan senjata di lingkungan pendidikan.
BREAKING: Polisi masih memburu pihak yang menitipkan senjata. Identitas mereka belum diungkap. Namun, polisi telah mengantongi ciri-ciri. "Kami kejar terus," tutup petugas.
Comments (0)