SEMARANG, BREAKING — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menyandang status anggota kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Anugerah itu diterima dalam pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang, Jawa Tengah.
Momen penyematan berlangsung khidmat. Para kader dan peserta muktamar menyaksikan langsung penyerahan penghargaan. Tepuk tangan panjang membahana di arena pembukaan.
Penghargaan ini menandai hubungan erat Polri dengan perguruan silat. Tapak Suci menilai Kapolri layak masuk keluarga besar perguruan.
Anugerah Bergengsi untuk Sang Jenderal
Status anggota kehormatan bukan penghargaan biasa. Perguruan hanya memberikannya kepada tokoh terpilih. Kriterianya ketat. Penerima harus berjasa bagi perguruan, bangsa, dan pengembangan pencak silat.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai memenuhi kriteria itu. Kepemimpinannya di Korps Bhayangkara dipandang mencerminkan nilai perjuangan Tapak Suci. Nilai itu meliputi kedisiplinan, pengabdian, dan keberanian membela kebenaran.
Penyematan anggota kehormatan menjadi puncak pembukaan. Momen itu disambut antusias seluruh peserta. Banyak kader mengabadikan momen bersejarah tersebut.
Di tangan Sigit, Polri gencar merangkul elemen masyarakat. Perguruan silat menjadi mitra strategis. Kolaborasi itu menyasar pembinaan generasi muda dan penguatan karakter bangsa.
Profil Singkat Kapolri
Listyo Sigit Prabowo menjabat Kapolri sejak Januari 2021. Saat dilantik, ia tercatat sebagai salah satu Kapolri termuda. Sebelumnya ia memimpin Bareskrim Polri.
Kariernya di kepolisian terbilang moncer. Sejumlah jabatan strategis pernah diemban. Kini ia memimpin ratusan ribu personel di seluruh Indonesia.
Forum Tertinggi Perguruan Digelar
Muktamar merupakan forum permusyawaratan tertinggi perguruan. Forum ini digelar berkala. Seluruh pimpinan wilayah dan daerah berkumpul di Semarang. Mereka menentukan arah gerak organisasi periode berikutnya.
Agenda muktamar terbilang padat. Forum membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan. Pemilihan pimpinan pusat baru menjadi sorotan utama. Garis besar program perguruan juga ditetapkan di sini.
Pembukaan berlangsung meriah. Seni bela diri khas perguruan ditampilkan. Para pendekar muda unjuk kebolehan di hadapan tamu undangan.
Semarang menjadi tuan rumah hajatan besar ini. Kader dari berbagai penjuru Tanah Air berdatangan. Kota Lumpia itu mendadak dipadati para pendekar.
Sekilas Tapak Suci
Tapak Suci Putera Muhammadiyah berdiri pada 1963 di Yogyakarta. Perguruan ini merupakan organisasi otonom Muhammadiyah. Usianya kini melampaui enam dekade.
Perguruan ini termasuk yang tertua di Indonesia. Cabangnya tersebar di seluruh provinsi. Jaringannya bahkan menembus sejumlah negara.
Tapak Suci aktif melahirkan atlet berprestasi. Banyak pendekar binaannya tampil di kejuaraan nasional. Sebagian menembus arena internasional.
Filosofi perguruan menekankan akhlak mulia. Ilmu bela diri dipadukan dengan nilai keislaman. Kader dididik menjadi pendekar sekaligus pribadi berakhlak.
Pencak Silat Warisan Dunia
Pencak silat telah diakui dunia. UNESCO menetapkannya sebagai warisan budaya takbenda pada 2019. Pengakuan itu menjadi kebanggaan seluruh perguruan.
Tapak Suci ikut menjaga warisan tersebut. Perguruan konsisten menggelar kejuaraan. Regenerasi pendekar terus berjalan dari generasi ke generasi.
Sinergi Polri dan Dunia Persilatan
Kedekatan Polri dengan perguruan silat bukan hal baru. Banyak anggota kepolisian aktif berlatih pencak silat. Bela diri ini menjadi bekal penting dalam tugas.
Banyak personel Polri menggeluti silat sejak muda. Sebagian menjadikannya bekal bela diri utama. Tradisi itu terus hidup di lingkungan kepolisian.
Pencak silat juga menjadi instrumen pembinaan kamtibmas. Perguruan kerap dilibatkan menjaga ketertiban wilayah. Peran itu diakui aparat keamanan.
Anugerah kepada Kapolri memperkuat sinergi tersebut. Hubungan kelembagaan diprediksi kian solid. Program pembinaan pemuda berpotensi diperluas.
Makna di Balik Penghargaan
Bagi Tapak Suci, anugerah ini membawa pesan kuat. Perguruan membuka pintu bagi siapa pun yang berkontribusi. Jabatan bukan syarat utama. Pengabdian nyata menjadi ukuran.
Bagi Polri, penghargaan ini menjadi suntikan moral. Citra kepolisian di mata organisasi kemasyarakatan kian positif. Kepercayaan publik diharapkan terus terjaga.
Muktamar XVI masih berlangsung. Sejumlah agenda penting menanti keputusan. Dinamika pemilihan pimpinan diprediksi berjalan menarik.
UPDATE: Perkembangan muktamar terus dipantau. Hasil sidang dan susunan pengurus baru segera diumumkan. Nantikan laporan lanjutan langsung dari Semarang.
Comments (0)