Oct 10, 2026
breaking

BREAKING: Kabut Asap Karhutla Jambi Memburuk, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar

BARU SAJA — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi dilaporkan makin parah. Kondisi ini memaksa otoritas mempercepat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dijadwalkan pada 9–...

BREAKING: Kabut Asap Karhutla Jambi Memburuk, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar

BARU SAJA — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi dilaporkan makin parah. Kondisi ini memaksa otoritas mempercepat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dijadwalkan pada 9–10 Oktober 2026.

Keputusan itu dikonfirmasi setelah pelaksanaan OMC sebelumnya gagal total. Penyebabnya: kabut asap tebal menutup langit, menghalangi pesawat penyemai garam untuk lepas landas.

Update Terkini di Lapangan

  • Kabut asap dilaporkan makin pekat di sejumlah titik panas.
  • Jadwal OMC baru: 9–10 Oktober 2026, setelah tertunda.
  • Penyebab penundaan: visibilitas rendah akibat asap tebal.
  • Status: siaga darurat karhutla masih berlanjut.

Menurut keterangan yang dihimpun, tim gabungan sudah bersiaga di bandara untuk mengerahkan pesawat Casa 212 milik BNPB. Namun, hingga menit lalu, cuaca belum mendukung.

"Kami menunggu jendela cuaca yang tepat. Prioritas utama adalah keberhasilan penyemaian," ujar seorang petugas lapangan, dikonfirmasi dari posko darurat.

Dampak ke Warga

Saksi mata melaporkan jarak pandang di beberapa ruas jalan utama turun drastis. Warga mulai membagikan masker secara swadaya. Sekolah diliburkan di zona merah.

  • Jarak pandang dilaporkan di bawah 500 meter di titik terparah.
  • Penerbangan berisiko tertunda jika asap menebal lagi.
  • Evakuasi kelompok rentan mulai disiapkan.

Dinas kesehatan setempat mencatat lonjakan pasien ISPA. Posko siaga 24 jam didirikan di puskesmas.

Perkembangan OMC

OMC sendiri adalah teknologi penyemaian awan dengan garam (NaCl) untuk memicu hujan buatan. Tanpa awan Cumulus yang layak, operasi mustahil dijalankan.

"Kendala utama bukan armada, tapi tidak ada awan potensial," jelas sumber teknis di lapangan.

Pemerintah daerah mendesak pemerintah pusat menambah personel dan helikopter water bombing. Permintaan itu dikonfirmasi telah dikirim ke BNPB.

UPDATE — Hingga berita ini diturunkan, titik panas baru masih terdeteksi. Operasi darat dan udara terus dilakukan.

Warga diimbau mengurangi aktivitas luar ruang. Gunakan masker N95. Segera ke fasilitas kesehatan jika sesak napas.

Beritatercepat akan terus memantau perkembangan dari posko darurat. Ikuti update menit demi menit hanya di kanal resmi kami.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User