BREAKING: Bunker Misterius Terungkap di Yayasan Pondok Pinang
Jakarta, Detik Ini Juga – BARU SAJA terungkap, penggerebekan di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tidak hanya menyita 995 senjata api dan narkoba. Tim gabungan menemukan ruang diduga b...
Jakarta, Detik Ini Juga – BARU SAJA terungkap, penggerebekan di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tidak hanya menyita 995 senjata api dan narkoba. Tim gabungan menemukan ruang diduga bunker tersembunyi di dalam gedung tersebut.
KONFIRMASI dari sumber di lapangan menyebutkan, ruang bawah tanah itu ditemukan di balik dinding palsu. Lokasinya berada di lantai dasar gedung yayasan, tersamarkan oleh lemari besar.
Fakta Kunci Penggerebekan
- 995 senjata api berbagai jenis disita dari lokasi
- Alat pembuat peluru ditemukan di ruang produksi
- Narkoba dalam jumlah besar diamankan
- Ruang bunker diduga sebagai tempat persembunyian
Tim kepolisian masih melakukan evakuasi menyeluruh di area bunker. Dugaan awal, ruangan tersebut digunakan untuk menyimpan barang terlarang atau sebagai tempat berlindung.
Saksi mata di sekitar lokasi melaporkan, aktivitas di yayasan tersebut mencurigakan selama berbulan-bulan. Namun, tidak ada yang berani melapor karena takut.
Kronologi Penemuan
Penggerebekan dimulai pukul 05.00 WIB menit lalu. Tim gabungan dari Bareskrim dan Polda Metro Jaya masuk ke gedung yayasan setelah mendapat informasi intelijen.
Di ruang pertama, petugas menemukan tumpukan senjata api rakitan dan pabrikan. Di ruang kedua, alat pembuat peluru beroperasi penuh. Narkoba ditemukan dalam kemasan siap edar di ruang ketiga.
Penemuan bunker terjadi saat petugas memeriksa dinding belakang gudang. Ketukan di dinding menghasilkan suara hampa. Setelah dibongkar, ditemukan tangga menurun ke ruangan berukuran 5x7 meter.
UPDATE terbaru, bunker tersebut memiliki ventilasi udara dan sistem pencahayaan. Diduga digunakan dalam jangka waktu lama.
Dampak dan Respons
Polisi menetapkan status siaga tinggi di area tersebut. Proses evakuasi barang bukti masih berlangsung hingga saat ini. Sejumlah orang telah diamankan untuk pemeriksaan intensif.
Kepolisian belum merilis identitas pemilik yayasan. Namun, sumber internal menyebutkan, yayasan tersebut terdaftar atas nama sebuah organisasi yang sudah lama dipantau.
Warga sekitar diminta tetap tenang dan melaporkan aktivitas mencurigakan. Jalur akses menuju lokasi ditutup sementara untuk kepentingan penyelidikan.
Perkembangan kasus ini akan terus diupdate. Tim forensik dan laboratorium kriminal sedang bekerja di lokasi untuk mengungkap fungsi pasti bunker tersebut.
BREAKING lainnya, ditemukan dokumen dan peta di dalam bunker yang diduga berkaitan dengan jaringan kejahatan terorganisir. Polisi mendalami keterkaitan senpi dan narkoba dengan operasi ilegal berskala besar.
Hingga berita ini diturunkan, total barang bukti yang disita telah meliputi 995 pucuk senjata api, 12.000 butir peluru, 25 kilogram sabu, dan 1.500 butir ekstasi. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah setelah pemeriksaan bunker selesai.
Masyarakat diharapkan tidak terprovokasi dan mempercayakan proses hukum kepada aparat. Informasi lebih lanjut akan disampaikan dalam konferensi pers resmi dalam beberapa jam ke depan.
Detik Ini Juga akan terus memantau perkembangan kasus ini. Pantau terus kanal kami untuk update tercepat dan terakurat.
Comments (0)