Bentrok Pecah di Menteng, Polisi Tutup Akses dan Evakuasi Massa

JAKARTA — Bentrokan antarwarga kembali pecah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hari ini. Polisi langsung menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) yang terus mema...

Jul 27, 2026 - 23:34
0 0
Bentrok Pecah di Menteng, Polisi Tutup Akses dan Evakuasi Massa

JAKARTA — Bentrokan antarwarga kembali pecah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hari ini. Polisi langsung menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) yang terus memanas sejak siang. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih mencekam dan arus lalu lintas di sekitar sepenuhnya ditutup.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan saksi mata, bentrok bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Dua kelompok bertikai setelah salah satu pihak merobohkan pagar pembatas di lahan sengketa di Jalan Surabaya, Menteng. Puluhan orang dari kedua belah pihak kemudian saling serang menggunakan batu, kayu, dan botol kaca. Kerusuhan meluas ke Jalan Diponegoro dan Jalan Cikini dalam waktu kurang dari satu jam.

"Awalnya hanya adu mulut, lalu tiba-tiba massa mulai melempar batu. Kami semua panik dan lari menyelamatkan diri," ujar Rudi, seorang pedagang kaki lima di sekitar lokasi. Sebanyak tiga kios dilaporkan rusak berat akibat lemparan benda tumpul, sementara satu sepeda motor hangus dibakar massa.

Situasi TKP Terkini

Pantauan di lapangan, pukul 14.30 WIB, asap masih mengepul dari sisa-sisa pembakaran. Polisi telah memasang garis polisi sepanjang 500 meter mengelilingi pusat konflik. Kendaraan taktis dan mobil pemadam kebakaran disiagakan di beberapa titik. Di tengah situasi, beberapa warga yang rumahnya persis di depan TKP terlihat mengungsi sambil membawa barang seadanya.

Fakta sementara di TKP:

  • Korban luka: 5 orang (3 warga, 2 anggota Brimob), dirawat di RSCM
  • Kendaraan rusak: 1 mobil patroli rusak berat, 1 truk polisi, 3 motor warga
  • Personel dikerahkan: 300 polisi gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat
  • Penyebab bentrok: sengketa lahan antara dua kelompok warga
  • Luas area terdampak: radius 2 kilometer persegi

Langkah Pengamanan dan Evakuasi

Kombes Pol. Ahmad Yani, Kapolres Metro Jakarta Pusat, mengatakan pihaknya tengah fokus mengevakuasi massa dan mencegah bentrok susulan. "Kami masih melakukan pendekatan persuasif lewat tokoh masyarakat setempat. Jangan sampai ada korban jiwa," tegasnya di TKP. Polisi juga menyiagakan tim negosiator dan water cannon untuk mengantisipasi eskalasi.

Di saat yang sama, petugas Dinas Perhubungan DKI mengalihkan seluruh lalu lintas menuju Jalan Imam Bonjol, Jalan Latuharhary, dan Jalan Tambak. Pengendara diminta menghindari kawasan Menteng dan Cikini hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Respons Pemerintah Kota

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, yang datang langsung ke TKP, berjanji akan memfasilitasi mediasi antar kedua belah pihak keesokan harinya. "Kita tidak bisa terus-menerus dibayangi konflik lahan seperti ini. Besok kami undang semua pihak untuk duduk bersama," ujarnya. Ia juga memerintahkan Satpol PP dan Dinas Sosial untuk mendirikan posko darurat bagi warga yang mengungsi.

Sementara itu, PT MRT Jakarta menghentikan sementara operasional Stasiun Cikini sebagai langkah antisipasi. "Keselamatan penumpang prioritas kami. Informasi lebih lanjut akan diumumkan melalui akun resmi @mrtjakarta," tulis manajemen MRT dalam keterangan singkat.

Hingga pukul 15.00 WIB, tim pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di beberapa titik api kecil. Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi belum terverifikasi. Update berikutnya akan disampaikan melalui konferensi pers sore ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User