Bareskrim Tangkap Dua Polisi: Kasat Narkoba Tangsel dan Anggota Polda Aceh

JAKARTA, Detik Ini Juga — Bareskrim Polri baru saja mengumumkan penangkapan mengejutkan terhadap dua personel kepolisian dalam satu malam. Keduanya diduga kuat menjadi perisai sekaligus pemain aktif...

Jul 28, 2026 - 03:16
0 0
Bareskrim Tangkap Dua Polisi: Kasat Narkoba Tangsel dan Anggota Polda Aceh

JAKARTA, Detik Ini Juga — Bareskrim Polri baru saja mengumumkan penangkapan mengejutkan terhadap dua personel kepolisian dalam satu malam. Keduanya diduga kuat menjadi perisai sekaligus pemain aktif dalam jaringan narkoba lintas provinsi.

BREAKING: Informasi yang dihimpun Tim Detik Ini Juga menyebutkan, satu dari dua oknum yang dibekuk adalah perwira menengah Polres Tangerang Selatan. Ia adalah AKP Pardiman, Kasat Reserse Narkoba yang seharusnya menjadi ujung tombak pemberantasan narkotika. Sosok kedua yang ikut diamankan berasal dari Polda Aceh, identitas dan pangkatnya masih dalam proses konfirmasi lebih lanjut.

Kronologi Penangkapan

Operasi senyap ini digelar serentak di dua lokasi berbeda. Tim Khusus Bareskrim bergerak cepat setelah mengantongi bukti percakapan dan jejak transaksi keuangan yang mencurigakan. Di Tangerang Selatan, penangkapan AKP Pardiman berlangsung di sekitar rumah dinasnya tanpa perlawanan berarti. Sementara itu, personel Polda Aceh diamankan di sebuah hotel di kawasan Banda Aceh, diduga tengah melakukan pertemuan dengan kurir narkoba.

Saksi mata di lokasi penangkapan di Aceh melaporkan, petugas Bareskrim masuk dengan pengawalan ketat dan langsung mengamankan sejumlah barang bukti. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat melihat petugas membawa dua koper besar keluar dari lobi hotel.

Fakta Kunci

  • Satu komandan satuan narkoba aktif — AKP Pardiman, Kasat Resnarkoba Polres Tangsel — ditangkap.
  • Anggota Polda Aceh — identitas masih dikonfirmasi, diduga berpangkat bintara tinggi — terlibat.
  • Barang bukti awal — uang tunai Rp2,1 miliar, sabu seberat 8,2 kilogram, dan dokumen transfer.
  • Tanggal operasi — dini hari tadi, serentak di Tangerang Selatan dan Banda Aceh.
  • Modus — membocorkan info razia, mengamankan jalur distribusi, dan menerima setoran rutin dari bandar.

Respons Pimpinan

Kadiv Humas Polri dalam keterangan singkatnya menegaskan tidak akan ada toleransi. “Bareskrim bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Siapa pun dia, kalau terlibat, akan kami tindak tegas,” ujarnya. Kapolri dikabarkan langsung memerintahkan pemeriksaan etik dan pidana secara paralel. Kedua terduga saat ini sudah ditahan di sel khusus Bareskrim untuk pengembangan kasus.

Penangkapan ini menimbulkan kehebohan di internal Polri. Seorang perwira di Polda Metro Jaya yang tidak berwenang berkomentar menyebut langkah ini sebagai bukti bahwa institusi sedang melakukan pembersihan serius. “Ini sinyal kuat. Tidak ada yang kebal hukum,” katanya singkat.

Pengembangan Kasus

Tim penyidik saat ini mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain. Jaringan yang melibatkan Aceh dan Tangerang Selatan diduga sudah beroperasi lebih dari satu tahun. Pola komunikasi antara AKP Pardiman dan anggota Polda Aceh sedang diurai untuk memetakan peran masing-masing dalam rantai pasok gelap ini.

Masyarakat diminta tetap tenang dan mendukung upaya pembersihan internal. Informasi lebih lanjut akan diumumkan dalam konferensi pers siang ini. UPDATE: Barang bukti tambahan berupa senjata api dinas yang dipinjamkan ke oknum sipil juga turut disita dari kediaman AKP Pardiman.

Perkembangan kasus ini akan terus dipantau oleh tim Detik Ini Juga. Tetap kunjungi portal kami untuk informasi paling cepat dan akurat seputar penangkapan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User