Pemerintah Argentina secara mengejutkan mengajukan klausul pemangkasan skema kenaikan otomatis bantuan sosial dalam rancangan anggaran terbaru yang diserahkan ke Kongres. Langkah ini berpotensi mengubah mekanisme perhitungan Asignación Universal por Hijo (AUH) serta tunjangan keluarga yang selama ini disesuaikan secara berkala mengikuti laju inflasi.
Klausul kontroversial tersebut termuat dalam Pasal 17 draf Anggaran, yang mengusulkan pencabutan tiga pasal krusial dalam Undang-Undang Nomor 27.160 tanpa menyediakan formula pengganti yang pasti. Manuver ini menuai sorotan tajam karena AUH sebelumnya kerap dipamerkan sebagai salah satu pencapaian perlindungan sosial andalan pemerintah.
Kronologi Kebijakan dan Poin Penting Usulan Anggaran
Perjalanan regulasi ini menunjukkan pola yang terus diupayakan pihak eksekutif di tengah agenda pengetatan fiskal nasional:
- Desember 2023: Pemerintah memulai reformasi ekonomi makro dan mengklaim nilai riil AUH naik hampir 110%, yang dipadukan dengan program bantuan pangan untuk menutup kebutuhan dasar keluarga miskin.
- Upaya Anggaran Sebelumnya: Rencana serupa untuk meniadakan mobilitas penyesuaian otomatis sempat dimasukkan dalam draf anggaran sebelumnya, namun langsung ditolak mentah-mentah oleh parlemen.
- Pengajuan Draf Terbaru: Pasal 17 kembali diajukan dengan mandat eksplisit mencabut Pasal 1, 3, dan 4 dari Undang-Undang 27.160 yang disahkan pada tahun 2015 silam.
Implikasi Pencabutan Formula Undang-Undang 27.160
Undang-Undang 27.160 merupakan landasan hukum mobilitas bantuan sosial di Argentina. Dalam aturan yang berlaku saat ini, pemerintah diwajibkan memperbarui nominal tunjangan serta batas ambang pendapatan penerima manfaat setiap periode tertentu berdasarkan data inflasi dua bulan sebelumnya.
"Penghapusan pasal-pasal kunci tanpa adanya mekanisme pengganti berarti memberikan diskresi penuh kepada kekuasaan eksekutif untuk menentukan kapan dan berapa besar bantuan akan dinaikkan, sehingga menghilangkan kepastian daya beli masyarakat miskin," tulis analisis parlemen terkait implikasi regulasi tersebut.
Jika Pasal 17 disahkan, skema bantuan tidak lagi bergerak otomatis. Kategori yang terdampak mencakup program berskala masif, antara lain:
- AUH (Asignación Universal por Hijo): Bantuan universal bulanan untuk anak-anak dari keluarga rentan dan pekerja sektor informal.
- AUE (Asignación por Embarazo): Tunjangan masa kehamilan bagi ibu dari keluarga prasejahtera.
- Asignaciones Familiares: Tunjangan keluarga bagi pekerja formal berpenghasilan rendah dan kelompok pensiunan.
Tantangan Berat di Parlemen
Pemerintah berdalih bahwa penyesuaian langsung di bawah kewenangan kementerian memungkinkan alokasi dana yang lebih fleksibel dan targeted. Meski demikian, pihak oposisi dan serikat buruh mengecam langkah tersebut sebagai upaya penghematan anggaran secara sepihak di tengah inflasi Argentina yang masih tinggi.
Kini perdebatan panas kembali bergulir di meja legislatif. Para analis politik memprediksi Kongres akan memberikan perlawanan keras terhadap Pasal 17, mengingat risiko sosial dan penurunan daya beli jutaan keluarga rentan yang bergantung pada kepastian tunjangan bulanan tersebut.
Comments (0)