Sep 18, 2026
Hukum

Argentina — Mercado Libre Digugat Akibat Kenakan Bunga Pinjaman Ekstrem

BUENOS AIRES — Raksasa teknologi finansial dan platform e-commerce terkemuka di Amerika Latin, Mercado Libre SRL, resmi menghadapi gugatan hukum di pengadi

Argentina — Mercado Libre Digugat Akibat Kenakan Bunga Pinjaman Ekstrem

BUENOS AIRES — Raksasa teknologi finansial dan platform e-commerce terkemuka di Amerika Latin, Mercado Libre SRL, resmi menghadapi gugatan hukum di pengadilan niaga Argentina. Gugatan tersebut diajukan menyusul dugaan praktik bunga pinjaman mencekik (usury) yang diterapkan melalui layanan dompet digital mereka, Mercado Pago, dengan suku bunga tahunan dilaporkan menembus angka fantastis lebih dari 1.300 persen per tahun.

Gugatan perdata ini resmi didaftarkan di Pengadilan Niaga Tingkat Pertama Nasional No. 24 (Juzgado Nacional de Primera Instancia en lo Comercial Nº 24) Buenos Aires di bawah pimpinan Hakim Guillermo Pesaresi. Langkah hukum ini diprakarsai oleh Diego Gonzalo Espasandín, seorang advokat spesialis hukum perbankan dan perbankan digital yang juga merupakan salah satu pendiri Asosiasi Konsumen Keuangan Republik Argentina (Acfra).

Kronologi dan Duduk Perkara Kasus

  1. Pengajuan Pinjaman Konsumen: Perkara bermula ketika dua orang nasabah perempuan mengakses fasilitas pinjaman mikro melalui platform dompet digital Mercado Pago untuk kebutuhan mendesak.
  2. Lonjakan Bunga Tak Wajar: Dalam proses pembayaran, kedua debitur mendapati perhitungan beban bunga yang melonjak drastis hingga melampaui 1.300% per tahun, jauh di atas suku bunga acuan maupun batas wajar pinjaman konsumen.
  3. Audit dan Pendampingan Hukum: Melalui pendampingan Acfra, dilakukan penghitungan ulang terhadap skema kredit tersebut dan ditemukan indikasi kuat klausul bunga eksploitatif yang merugikan peminjam.
  4. Pendaftaran Gugatan ke Pengadilan: Pengacara resmi melayangkan gugatan perdata terhadap Mercado Libre SRL untuk menuntut pembatalan skema bunga abusif sekaligus membuka ruang bagi gugatan kelompok (class action).

Pihak asosiasi konsumen menegaskan bahwa persentase bunga yang dibebankan oleh Mercado Pago sangat tidak proporsional dan berpotensi menjebak masyarakat rentan ke dalam lingkaran utang abadi. Praktik ini dinilai memanfaatkan ketidaktahuan debitur terhadap skema biaya tersembunyi dalam produk kredit digital mikro.

“Tujuan dari gugatan ini adalah agar penyelesaian hukum ini dapat menjangkau pengguna Mercado Pago lainnya yang terjebak dalam situasi serupa. Kami melihat ada pola sistemik pembebanan bunga yang sangat tidak masuk akal dan melanggar prinsip perlindungan konsumen,” tegas perwakilan hukum Acfra dalam keterangan resminya.

Dampak Luas bagi Industri Fintech

Kasus ini memicu sorotan tajam publik terhadap industri teknologi finansial (fintech) di Argentina, terutama terkait transparansi penetapan suku bunga tahunan efektif (CAT/CFT). Mengingat tingginya tingkat inflasi di negara tersebut, banyak pengguna beralih ke pinjaman digital cepat tanpa menyadari akumulasi bunga majemuk yang ekstrem.

Jika pengadilan mengabulkan tuntutan penggugat, putusan ini berpotensi menjadi preseden yurisprudensi penting yang memaksa regulator perbankan memperketat batas atas bunga kredit digital. Saat ini, proses persidangan masih bergulir untuk memeriksa seluruh bukti kontrak pembiayaan elektronik yang diterbitkan oleh pihak tergugat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User