Sep 19, 2026
Nasional

ANTARA dan Basarnas Perkuat Pencarian Lima Pewarta Foto Hilang Kontak

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA terus memperkuat koordinasi intensif bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kepolisian D

ANTARA dan Basarnas Perkuat Pencarian Lima Pewarta Foto Hilang Kontak

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA terus memperkuat koordinasi intensif bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kepolisian Daerah (Polda) Banten, TNI Angkatan Laut, serta sejumlah instansi maritim terkait. Langkah cepat ini diambil menyusul laporan hilangnya kontak dengan lima orang pewarta foto yang tengah menjalankan tugas peliputan di kawasan perairan Selat Sunda, khususnya di sekitar area aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan Selat Sunda diduga menjadi faktor utama terputusnya jalur komunikasi dengan tim peliput sejak akhir pekan lalu. Manajemen ANTARA bersama otoritas SAR gabungan langsung mendirikan posko darurat guna mempercepat pertukaran informasi dan mobilisasi armada pencarian.

Kronologi dan Pemetaan Titik Kontak Terakhir

Berdasarkan catatan operasional redaksi dan laporan pemantauan pelabuhan, berikut rincian kronologi sebelum rombongan pewarta kehilangan kontak:

  1. Jumat Pagi: Tim jurnalis visual bertolak dari dermaga perikanan di pesisir Banten menuju gugusan pulau sekitar Gunung Anak Krakatau untuk mendokumentasikan dinamika vulkanologi terbaru.
  2. Sabtu Sore: Komunikasi berkala terakhir tercatat sekitar pukul 16.30 WIB, di mana tim mengabarkan posisi mereka berada di radius aman pemantauan laut sebelum cuaca mendadak memburuk.
  3. Minggu Dini Hari: Sinyal perangkat komunikasi satelit dan telepon seluler seluruh awak kapal dilaporkan mati total, memicu penetapan status siaga operasi SAR.
"Keselamatan rekan-rekan jurnalis adalah prioritas tertinggi kami saat ini. Kami mengerahkan seluruh jejaring kemitraan maritim dan berkoordinasi tanpa henti dengan Basarnas serta Polairud Polda Banten agar titik koordinat kapal segera ditemukan," tegas perwakilan manajemen LKBN ANTARA dalam keterangan resminya.

Operasi SAR Terpadu Dikerahkan di Selat Sunda

Operasi pencarian dan pertolongan kini melibatkan puluhan personel terlatih serta sejumlah armada patroli cepat. Tim gabungan membagi area pencarian menjadi tiga sektor utama guna menyisir lintasan pelayaran rakyat, pulau-pulau kecil, hingga area buangan arus laut.

Instansi / Satuan Alutsista / Fasilitas Fokus Wilayah Operasi
Basarnas Banten Kapal KN SAR Drupada & Rubber Boat Penyisiran sektor utara Selat Sunda
Ditpolairud Polda Banten Kapal Patroli Pemburu Cepat Pesisir barat Anyer hingga Carita
Lanal Banten (TNI AL) Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Perairan terbuka lingkar Krakatau

Dukungan Logistik dan Imbauan Maritim

Pihak berwenang juga telah menyiagakan posko medis darurat di Pelabuhan Merak dan Labuan untuk mengantisipasi proses evakuasi cepat begitu korban berhasil ditemukan. Selain mengerahkan kapal penyisir, tim SAR gabungan turut memanfaatkan teknologi pendeteksi sinyal darurat Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) dan radar pemantau cuaca BMKG.

Masyarakat pesisir, kelompok nelayan tradisional, serta operator kapal penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas terdekat apabila menemukan tanda-tanda keberadaan kapal motor atau serpihan perlengkapan yang digunakan oleh tim pewarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User