Sep 17, 2026
Hukum

Amerika Serikat Tekuk Prancis 97-79 di Final Piala Dunia Basket Putri

Impian tim nasional basket putri Prancis untuk mencatatkan sejarah emas di panggung internasional kembali kandas di tangan sang penguasa basket dunia. Meng

Amerika Serikat Tekuk Prancis 97-79 di Final Piala Dunia Basket Putri

Impian tim nasional basket putri Prancis untuk mencatatkan sejarah emas di panggung internasional kembali kandas di tangan sang penguasa basket dunia. Menghadapi ketangguhan skuad Amerika Serikat pada laga final Piala Dunia Basket Putri, tim berjuluk Les Bleues tersebut harus menyerah kalah dengan skor akhir 97-79. Pertandingan puncak yang menyajikan drama tinggi ini memperlihatkan dua paruh permainan yang sangat bertolak belakang, memupuskan harapan publik Prancis yang sempat membumbung tinggi di awal laga.

Kekalahan ini terasa kian menyakitkan karena terjadi hanya dua tahun setelah duel sengit mereka pada partai final Olimpiade Paris. Jika pada pesta olahraga sejagad dua tahun lalu Prancis mampu menempel ketat hingga detik-detik terakhir, kali ini marjin keunggulan Amerika Serikat justru kian melebar menjadi 18 poin pada peluit panjang dibunyikan.

Kejutan di Paruh Pertama: Harapan Membumbung bagi Les Bleues

Pada awal laga, Prancis tampil luar biasa tanpa memperlihatkan rasa canggung. Melawan tim bertabur bintang yang memegang dominasi global selama berdekade-dekade, Les Bleues secara mengejutkan mampu mengambil alih kendali permainan. Disiplin pertahanan zona yang ketat serta akurasi tembakan luar garis yang impresif membuat Amerika Serikat kewalahan meladeni skema cepat Prancis.

Keunggulan poin berhasil dipertahankan Prancis hingga memasuki jeda babak pertama (halftime). Keberhasilan memimpin di paruh awal ini sempat menyulut optimisme besar bahwa keajaiban baru dalam sejarah basket dunia akan tercipta. Permainan kolektif dan efisiensi serangan Prancis memaksa pelatih AS berulang kali memutar otak di pinggir lapangan.

Titik Balik Babak Kedua: Dominasi Total Amerika Serikat

Namun, babak kedua menjadi pembuktian nyata atas kualitas mental juara dan kedalaman skuad Amerika Serikat. Memasuki kuarter ketiga dan keempat, Negeri Paman Sam meningkatkan intensitas permainan dan melakukan penyesuaian taktik secara agresif. Tekanan fisik yang bertubi-tubi dari pertahanan AS membuat aliran bola Prancis mulai tersendat dan berbuah pada serangkaian kekeliruan (turnover).

Rotasi pemain yang sangat mendalam terbukti menjadi senjata pemungkas Amerika Serikat. Ketika stamina para pilar utama Prancis mulai mengendur di dua kuarter terakhir, tim AS justru menambah laju angka melalui transisi serangan kilat yang mematikan. Kuarter ketiga menjadi titik balik di mana Amerika Serikat membalikkan keadaan dan terus melaju tanpa bisa dikejar kembali oleh Prancis.

Berikut adalah perbandingan jalannya laga final antara Prancis dan Amerika Serikat dalam dua ajang utama terakhir:

Ajang Kompetisi Skor Akhir Situasi Paruh Pertama Selisih Poin Akhir
Olimpiade Paris (2 Tahun Lalu) Kekalahan Sangat Tipis Persaingan Ketat / Imbang Marjin Tipis (1-3 Poin)
Piala Dunia Basket Putri (Terbaru) Prancis 79 - 97 AS Prancis Memimpin Skor 18 Poin untuk AS
"Kami telah memberikan segalanya di dua kuarter pertama dan mampu menjalankan rencana permainan dengan sempurna. Namun, Amerika Serikat menunjukkan kelasnya di babak kedua dengan intensitas fisik yang sangat sulit kami imbangi hingga akhir," ungkap salah satu pemain senior Prancis usai laga.

Evaluasi dan Dominasi yang Belum Tergoyahkan

Kekalahan ini memberikan bahan evaluasi besar bagi federasi basket Prancis. Meski strategi yang diterapkan terbukti sanggup merepotkan Amerika Serikat pada awal pertandingan, konsistensi permainan selama 40 menit penuh dan ketahanan fisik menjadi pekerjaan rumah yang sangat krusial.

Pengamat olahraga basket internasional mencatat bahwa perbedaan kualitas bangku cadangan menjadi faktor penentu. "Prancis memiliki starting five yang luar biasa, namun Amerika Serikat memiliki 12 pemain dengan kualitas yang setara. Ketika tempo pertandingan dinaikkan di babak kedua, Prancis kehabisan bensin," analisis seorang pakar basket internasional.

Kemenangan ini menegaskan kembali hegemon mutlak tim basket putri Amerika Serikat di peta persaingan dunia. Sementara bagi Les Bleues, kegagalan di laga puncak ini menjadi pelecut semangat untuk melakukan pembenahan fisik dan taktik agar mampu menutup celah kualitas pada turnamen-turnamen mayor mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User