Akpol 2026 Umumkan 350 Lolos, Tes Komputer Setara Olimpiade
BARU SAJA — Sebanyak 350 pemuda dan pemudi resmi dinyatakan lolos seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2026. Pengumuman yang dirilis Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri pagi ini menandai...
BARU SAJA — Sebanyak 350 pemuda dan pemudi resmi dinyatakan lolos seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2026. Pengumuman yang dirilis Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri pagi ini menandai berakhirnya rekrutmen paling kompetitif dalam satu dekade terakhir.
Kuota Penuh: 320 Taruna, 30 Taruni
Dari total 350 kursi yang tersedia, detailnya terbagi menjadi 320 calon taruna pria dan 30 calon taruni wanita. Komposisi ini memenuhi kuota awal yang ditetapkan tanpa ada kursi tersisa. Proses seleksi berlangsung secara nasional dan melibatkan ribuan pendaftar sejak gelombang pertama dibuka awal tahun.
Keputusan kelulusan diambil setelah seluruh tahapan rampung: tes kesehatan, psikotes, kesemaptaan jasmani, hingga wawancara akhir. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran aturan atau kecurangan. Panitia menegaskan bahwa transparansi menjadi kunci utama tahun ini.
Standar Olimpiade di Balik Layar
Yang membedakan seleksi kali ini adalah penggunaan tes berbasis komputer dengan standar setara olimpiade. Sistem ini mengukur kemampuan akademik secara objektif dan menghilangkan potensi subjektivitas penilaian manusia. Soal-soal dirancang oleh lembaga independen dan tingkat kesulitannya disesuaikan dengan standar internasional.
“Kami ingin memastikan hanya putra-putri terbaik bangsa yang bergabung,” ujar seorang pejabat SSDM Polri dalam keterangan tertulis. Beliau menambahkan bahwa metode ini sekaligus mempersiapkan calon perwira menghadapi tantangan penegakan hukum di era digital.
Sistem Baru Diklaim Minim Celah Kecurangan
Implementasi computer-based test (CBT) ini diklaim mampu memangkas praktik titipan atau manipulasi nilai. Setiap peserta mendapatkan paket soal acak, durasi ketat, dan hasil muncul secara real-time. Pantauan Beritatercepat menunjukkan bahwa proses berjalan ketat dengan pengawasan ganda dari internal Polri dan pengawas eksternal.
Para peserta yang lolos kini tengah bersiap memasuki masa pendidikan selama empat tahun. Mereka akan digembleng di kampus Akpol Semarang mulai September mendatang. Seluruh biaya pendidikan ditanggung negara, namun ekspektasi publik terhadap integritas mereka di masa depan sangat tinggi.
Rekrutmen Tahun Ini Cetak Rekor
Tingkat keketatan seleksi 2026 disebut-sebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Akpol. Dari data sementara, jumlah pendaftar awal menembus angka puluhan ribu. Hanya mereka yang memiliki kombinasi fisik prima, mental baja, dan akademik unggul yang bisa menembus 350 besar.
- Total lolos: 350 orang (320 taruna, 30 taruni)
- Sistem ujian: komputer, standar olimpiade
- Mulai pendidikan: September 2026
- Tempat: Akpol Semarang
- Biaya: gratis, ditanggung negara
Perkembangan ini akan terus dipantau. Publik menaruh harapan besar agar para taruna-taruni baru ini kelak menjadi perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.
Comments (0)