Aug 26, 2026
breaking

200 Personel Gabungan Siaga di Tambak Menteng Pasca Bentrok Maut

BREAKING NEWS — Ratusan personel gabungan TNI-Polri langsung mengepung Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, setelah bentrokan berdarah yang menewaskan dua warga pada Sabtu malam. Pengamanan skala b...

200 Personel Gabungan Siaga di Tambak Menteng Pasca Bentrok Maut

BREAKING NEWS — Ratusan personel gabungan TNI-Polri langsung mengepung Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, setelah bentrokan berdarah yang menewaskan dua warga pada Sabtu malam. Pengamanan skala besar ini digelar untuk mencegah eskalasi konflik yang diduga dipicu sengketa lahan parkir.

Kronologi Bentrok Maut

Bentrokan meletus sekitar pukul 23.00 WIB antara dua kelompok pemuda setempat. Menurut saksi mata, pertikaian bermula dari adu mulut yang dengan cepat berubah menjadi serangan menggunakan senjata tajam, panah, dan lemparan batu. Suasana kian mencekam saat api berkobar dari tumpukan ban yang dibakar massa. Sedikitnya dua orang tewas di lokasi dan tujuh lainnya menderita luka berat akibat sabetan benda tajam.

  • Waktu kejadian: Sabtu, 23.00 WIB
  • Lokasi: Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat
  • Pemicu dugaan: Sengketa lahan parkir
  • Korban tewas: 2 orang
  • Korban luka berat: 7 orang dilarikan ke RSCM
  • Kerusakan: 3 kios terbakar, 2 sepeda motor dirusak

Respons Cepat Aparat

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Agus Riyanto, mengonfirmasi pengerahan 200 personel gabungan dari Satbrimob Polda Metro Jaya, Kodim 0501/Jakarta Pusat, dan Polsek Menteng. “Kami langsung mensterilkan area dalam hitungan menit setelah laporan pertama masuk. Langkah ini diambil agar tidak ada pihak yang mencoba memperluas area konflik,” tegasnya di lokasi. Aparat juga menyisir gang-gang sempit dan membubarkan sisa massa yang masih bertahan. Sebanyak 12 orang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, berikut barang bukti berupa celurit, golok, dan anak panah.

Penjagaan Ketat Berlanjut

Hingga Minggu pagi, belasan kendaraan taktis masih bersiaga di kedua ujung Jalan Tambak. Akses jalan ditutup total untuk kendaraan sipil dan warga diimbau menghindari area tersebut. Aparat mendirikan posko darurat dan melakukan patroli rutin setiap 30 menit. “Kami tidak akan menarik personel sampai situasi benar-benar kondusif. Potensi balas dendam masih tinggi, maka kami lakukan penyekatan dan pendataan warga secara selektif,” tambah Kapolres. Tim forensik masih terus mengidentifikasi korban tewas dan mengumpulkan bukti di lokasi. Pihak kepolisian juga memerintahkan pemeriksaan menyeluruh terhadap rekaman CCTV di sekitar TKP untuk mengidentifikasi seluruh pelaku. Situasi dilaporkan mulai mereda, namun warga diminta tetap waspada dan tidak terpancing provokasi yang dapat memicu bentrokan susulan. Operasi gabungan ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya 3x24 jam ke depan untuk memastikan keamanan wilayah padat penduduk tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User