Veda Ega Pratama Tembus Peringkat Enam Klasemen Moto3 2026

BREAKING — Veda Ega Pratama resmi naik ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 usai menyelesaikan Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (20/7) malam WIB. Tambahan delapan poin d...

Jul 13, 2026 - 05:08
0 0

BREAKING — Veda Ega Pratama resmi naik ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 usai menyelesaikan Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (20/7) malam WIB. Tambahan delapan poin dari finis kedelapan membuat pembalap Indonesia itu kini mengoleksi total 90 poin, melompat satu tingkat dari posisi sebelumnya.

Tambahan Poin Krusial

Veda memulai balapan dari posisi start ke-12 setelah sesi kualifikasi yang ketat. Dalam lomba yang berlangsung 27 lap, ia mampu menjaga ritme dan menghindari insiden di tikungan-tikungan teknis Sachsenring yang kerap memakan korban. Finis di urutan kedelapan memberinya delapan poin—cukup untuk menyalip sejumlah pesaing di papan klasemen.

Sebelum balapan, Veda masih berada di peringkat ketujuh dengan selisih tipis dari pembalap di depannya. Performa konsistennya dalam empat seri terakhir menjadi kunci. Kini, jarak dengan peringkat kelima hanya terpaut tujuh poin, membuka peluang besar untuk terus merangsek ke posisi lima besar klasemen.

Tekanan dari Rekan Senegara

Sementara itu, rekan senegaranya Danish tetap menempel ketat. Berada tepat di bawah Veda, pembalap berbakat itu mengantongi 86 poin setelah finis di posisi kesembilan di GP Jerman. Kedua pembalap Indonesia ini hanya berjarak empat angka, menciptakan rivalitas sehat di jalur perebutan posisi enam besar. Danish sejauh ini menunjukkan peningkatan pesat, terutama di sektor pengereman dan manajemen ban yang membuatnya mampu bertarung di grup tengah.

Persaingan keduanya menjadi sorotan karena dua pembalap Merah Putih sama-sama memburu posisi terbaik di klasemen akhir. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin keduanya akan saling sikut di lima seri tersisa musim ini.

Klasemen dan Peluang

Di puncak klasemen, pembalap Spanyol masih mendominasi, namun jarak dengan para pengejar mulai menipis. Veda yang kini di posisi enam, hanya berjarak 15 poin dari posisi keempat. Dengan tujuh balapan tersisa—termasuk sirkuit yang secara historis cocok dengan gaya balapnya seperti Assen dan Red Bull Ring—matematika gelar juara dunia memang berat, tetapi posisi tiga besar klasemen akhir masih sangat realistis.

Kru Veda menyatakan akan terus memaksimalkan set-up motor untuk meningkatkan kecepatan di tikungan cepat dan akselerasi keluar tikungan. Dua area itu dianggap kunci untuk memangkas defisit poin. Penampilan di Sachsenring membuktikan bahwa pengembangan sasis baru mulai membuahkan hasil.

Respon Tim dan Agenda Selanjutnya

"Kami puas dengan hasil ini, tapi belum selebrasi. Target kami adalah podium di seri berikutnya," ujar perwakilan tim melalui rilis singkat usai balapan. Tim juga mengonfirmasi bahwa tidak ada kerusakan berarti pada motor Veda, sehingga persiapan menuju GP Belanda bisa langsung difokuskan pada simulasi balapan dan data telemetri.

Grand Prix berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, dua pekan mendatang. Veda memiliki catatan apik di sana: tahun lalu ia finis keempat dan nyaris merebut podium. Dengan momentum kenaikan peringkat ini, ekspektasi penggemar Indonesia kian tinggi.

Pergeseran klasemen ini juga berdampak pada alokasi slot promosi untuk musim depan. Posisi enam besar menjadi target minimal agar Veda tetap dilirik tim papan atas Moto2. Dengan sisa musim yang masih panjang, setiap poin akan sangat berharga.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User