Roma — Maldini Siap Ambil Alih Kendali Timnas Italia
ROMA, BERITATERCEPAT — Kegagalan Italia melangkah ke Piala Dunia 2026 telah meledakkan bom waktu di tubuh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Presiden FIGC
ROMA, BERITATERCEPAT — Kegagalan Italia melangkah ke Piala Dunia 2026 telah meledakkan bom waktu di tubuh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Presiden FIGC yang baru terpilih, Giovanni Malago, tak buang waktu sedetik pun: ia langsung mengunci target legenda hidup AC Milan dan Azzurri, Paolo Maldini, untuk kembali ke tim nasional sebagai direktur teknis. Sumber internal yang dekat dengan negosiasi membocorkan, kedua pihak tinggal selangkah lagi dari pengumuman resmi — sebuah gebrakan yang disebut-sebut sebagai “revolusi terbesar FIGC dalam dua dekade.”
- Maldini, 57 tahun, akan memegang kendali penuh atas struktur teknis timnas mulai musim depan.
- Keputusan ini muncul hanya 72 jam setelah Italia secara resmi gagal lolos ke Piala Dunia 2026 via play-off.
- Presiden FIGC Giovanni Malago memberi mandat absolut: reformasi total dari akar rumput hingga tim senior.
- Negosiasi awal berlangsung di Milan, 5 Mei 2026, dalam pertemuan tertutup selama 4 jam.
Kronologi Lengkap: Dari Tragedi Play-off Menuju Era Maldini
- 27 Maret 2026 — Italia Tersingkir di Play-off
Italia kalah agregat 2-3 dari Skotlandia di babak play-off kualifikasi Piala Dunia. Kekalahan ini menjadi titik terendah Azzurri setelah sebelumnya juga absen di Piala Dunia 2018 dan 2022. Fans menuntut reformasi besar-besaran di tubuh FIGC. - 15 April 2026 — Giovanni Malago Terpilih Jadi Presiden FIGC
Malago, mantan presiden CONI, memenangkan pemilihan dengan 78% suara. Dalam pidato kemenangannya, ia berjanji “akan membawa kembali Italia ke peta sepak bola dunia dengan cara yang radikal.” - 22 April 2026 — Pembentukan Satuan Tugas Khusus
Malago membentuk tim kecil beranggotakan 5 orang untuk mencari direktur teknis baru. Nama Paolo Maldini langsung masuk daftar teratas. Sumber menyebut Maldini adalah satu-satunya kandidat yang didekati secara langsung. - 5 Mei 2026 — Pertemuan Rahasia di Milan
Malago terbang ke Milan dan bertemu Maldini di sebuah hotel butik di pusat kota. Pertemuan berlangsung selama 4 jam dan diakhiri dengan jabatan tangan. Bocoran menyebutkan Maldini menyetujui konsep “roadmap 10 tahun” yang diajukan Malago, dengan target lolos ke Euro 2028, Piala Dunia 2030, dan membangun ulang tim usia muda. - 8 Juni 2026 — Pengumuman Resmi Dijadwalkan
FIGC merencanakan konferensi pers di Roma pada Rabu pekan depan. Maldini akan diperkenalkan secara resmi sebagai direktur teknis, dan langsung ditugaskan memilih pelatih kepala baru. Nama Roberto De Zerbi dan Carlo Ancelotti disebut sebagai kandidat kuat.
Maldini: Simbol Kebangkitan atau Beban Warisan?
Kembalinya Maldini ke timnas Italia bukan hanya nostalgia. Pria kelahiran Milan, 26 Juni 1968 ini membawa rekam jejak nyata. Saat menjadi direktur teknis AC Milan, ia berhasil membangun tim yang kompetitif dengan filosofi jelas. Kini, fans Italia berharap ia bisa menyulap trauma kegagalan menjadi bahan bakar untuk generasi baru. Namun, beban sejarah juga besar: Maldini adalah putra Cesare Maldini, mantan pelatih timnas yang membawa Italia ke perempat final Piala Dunia 1998. Ekspektasi tinggi akan menjadi ujian sesungguhnya.
Dengan pengangkatan ini, FIGC menegaskan bahwa era setengah hati telah berakhir. Maldini bukan sekadar nama besar — ia adalah deklarasi perang terhadap mediokritas. Kini seluruh Italia menunggu: akankah sang capitano membawa Azzurri kembali ke puncak, atau justru tenggelam dalam pusaran sejarah yang getir?
Comments (0)