LONDON — Commonwealth Games 2026 Coret Bulu Tangkis, Malaysia-Britania Protes Keras
Gelombang kemarahan pecah dari Kuala Lumpur hingga New Delhi. Federasi Commonwealth Games (CGF) secara resmi mencabut bulu tangkis dari daftar cabang olahr
Gelombang kemarahan pecah dari Kuala Lumpur hingga New Delhi. Federasi Commonwealth Games (CGF) secara resmi mencabut bulu tangkis dari daftar cabang olahraga Commonwealth Games 2026. Olahraga yang selama ini menjadi arena kejayaan Malaysia, India, dan Inggris itu tersingkir demi “efisiensi program dan penyesuaian visi olahraga modern.” Keputusan yang diambil kurang dari 18 bulan sebelum upacara pembukaan di Glasgow ini langsung memicu ancaman boikot dari negara-negara kuat. Berikut poin-poin kunci yang mengguncang peta persemakmuran:
- Bulu tangkis dihapus total — bukan pengurangan nomor, melainkan eliminasi penuh dari 17 cabang olahraga yang dipertandingkan.
- Malaysia kehilangan medali emas tradisional — sejak 1966, bulu tangkis menyumbang 65% emas Commonwealth Malaysia.
- India dan Inggris ikut terdampak — kedua negara menempatkan bulu tangkis sebagai salah satu sumber medali utama.
- Keputusan diambil secara tertutup — tanpa konsultasi publik, hanya melalui rapat Dewan Eksekutif CGF.
Kronologi Pencoretan: Dari Rapat Tertutup ke Pengumuman Bom
Skandal ini bermula dari rapat rutin yang tak disangka berujung pada pemenggalan sejarah Commonwealth Games. Berikut rangkaian peristiwanya:
- 15 Januari 2025 — Dewan Eksekutif CGF menggelar pertemuan di London. Agenda resmi: penyesuaian format kompetisi pasca-pandemi. Namun, dokumen bocor menunjukkan bulu tangkis sudah masuk “daftar evaluasi” sejak kuartal III 2024.
- 3 Maret 2025 — Presiden CGF, Chris Jenkins, mengirim surat ke seluruh federasi anggota berisi rekomendasi penghapusan tiga cabang: bulu tangkis, angkat besi, dan menembak. Alasan utama: “biaya penyelenggaraan tinggi” dan “rating siaran rendah di luar Asia.”
- 20 Maret 2025 — Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengirimkan protes resmi, menawarkan subsidi operasional hingga £2 juta agar cabang ini tetap dipertahankan. Tidak digubris.
- 12 April 2025 — Voting final di Dewan Eksekutif: 14 suara setuju penghapusan, 3 menolak, 2 abstain. Negara penolak: Malaysia, Singapura, dan India.
- 18 April 2025 — Pengumuman resmi dari CGF. Bulu tangkis tidak akan dipertandingkan di Glasgow 2026.
Reaksi Panas: Ancaman Boikot dan Petisi 250 Ribu Tanda Tangan
Tak butuh 24 jam, ledakan respons menggema. Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) menyebut keputusan itu “sebagai pengkhianatan terhadap warisan Commonwealth”. Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Hannah Yeoh, mengultimatum CGF dan tidak menutup opsi boikot.
Di India, legenda bulu tangkis Prakash Padukone memimpin petisi daring yang dalam tiga hari mengumpulkan lebih dari 250.000 tanda tangan. Atlet andalan Lee Zii Jia menyatakan mundur dari semua kegiatan promosi Commonwealth Games 2026. “Bulu tangkis bukan sekadar olahraga, ini identitas kami,” katanya.
Dewan Olimpiade Asia (OCA) juga menyatakan kekecewaan mendalam dan mengancam meninjau kembali partisipasi kontingen Asia di Glasgow jika CGF tidak mencabut keputusannya dalam batas waktu 60 hari.
Data Dampak: Siapa Paling Dirugikan?
Berikut rincian kerugian berdasarkan data perolehan medali Commonwealth Games 2022 dan 2018:
- Malaysia: Dari 7 emas di Birmingham 2022, 4 berasal dari bulu tangkis. Total emas sepanjang sejarah Commonwealth: 69, 45 di antaranya dari sektor tepok bulu.
- India: Bulu tangkis menyumbang 3 emas dari 22 emas di Birmingham 2022. Posisi India di klasemen medali terancam turun drastis.
- Inggris: Kehilangan potensi 2–3 emas dari nomor ganda campuran dan tunggal putri.
- Skotlandia (tuan rumah): Justru diuntungkan karena saingan utama sirna—peluang emas dari cabang lain makin terbuka.
Sinyal Tenggat: Masih Ada Peluang Dibatalkan?
Sumber internal CGF yang menolak disebut namanya mengindikasikan bahwa keputusan ini bersifat final. Namun, tekanan politik dari blok negara Asia dan OCA bisa memaksa dilakukannya pemungutan suara ulang dalam Sidang Umum Luar Biasa CGF yang direncanakan Juni 2025. Hingga kini, deadline revisi program cabang olahraga Glasgow 2026 adalah 31 Juli 2025, sehingga masih tersisa celah 3 bulan bagi para penentang untuk melobi.
Comments (0)