JAKARTA — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto BARU SAJA memberikan ceramah kepada jajarannya usai salat Jumat di Mabes Polri. Pesan utamanya keras: jabatan adalah amanah, bukan alat pamer kekuasaan.
Ceramah berlangsung di lingkungan markas besar kepolisian, Jumat siang. Suasana dilaporkan berlangsung khidmat. Sejumlah perwira dan anggota tampak hadir langsung mendengarkan arahan orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu.
Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya sikap rendah hati bagi setiap personel. Ia mengingatkan bahwa kewenangan yang melekat pada jabatan membawa tanggung jawab besar. Penyalahgunaan wewenang, tegasnya, tidak akan ditoleransi.
Poin Utama Arahan Kapolri
- Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
- Sikap rendah hati wajib dimiliki setiap anggota.
- Kekuasaan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
- Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama.
- Solidaritas internal Polri harus terus dijaga.
Menurut keterangan yang dihimpun, ceramah ini merupakan bagian dari pembinaan rutin pimpinan kepada anggotanya. Kegiatan serupa dikonfirmasi kerap dilakukan usai ibadah salat Jumat di lingkungan Mabes Polri.
Kapolri juga menyoroti pentingnya keteladanan dari atasan. Ia menilai budaya organisasi yang sehat lahir dari contoh nyata para pemimpin di setiap tingkatan. Bukan sekadar instruksi tertulis.
Reaksi dan Konteks
Sejumlah pihak menyambut positif arahan tersebut. Pengamat menilai pesan rendah hati relevan di tengah sorotan publik terhadap kinerja kepolisian. UPDATE terbaru menyebut jajaran diminta menindaklanjuti pesan itu di satuan kerja masing-masing.
Saksi mata menyebut suasana usai ceramah berlangsung cair. Beberapa anggota tampak berdiskusi singkat sebelum kembali ke aktivitas masing-masing. Tidak ada pengumuman khusus soal mutasi atau kebijakan baru dalam pertemuan itu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari Mabes Polri. Perkembangan selanjutnya masih dinantikan.
Comments (0)