JAKARTA — BARU SAJA, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyatakan karakter dan jejaring menjadi penentu utama keberhasilan peserta program magang Mahasiswa Sadar Administrasi Negara (Masadagri).
Pernyataan itu disampaikan di hadapan 65 peserta yang dikonfirmasi mengikuti program tersebut. Menurut Bima Arya, kompetensi teknis saja tidak cukup tanpa integritas dan kemampuan membangun relasi.
Dua Modal Utama Peserta Masadagri
Dalam arahannya, Wamendagri menekankan dua hal yang harus dimiliki setiap peserta selama menjalani masa magang.
- Karakter — disiplin, etika, dan tanggung jawab menjadi fondasi sebelum masuk dunia kerja.
- Jejaring — relasi lintas instansi dan sektor dinilai mempercepat peluang karier peserta.
"Karakter yang kuat dan jaringan yang luas adalah kombinasi yang tidak bisa ditawar," tegas Bima Arya, dikutip dari keterangan resminya, dikonfirmasi di Jakarta.
65 Peserta Dituntut Aktif
Sebanyak 65 peserta Masadagri dilaporkan diminta tidak sekadar menjalani rutinitas magang. Mereka didorong aktif membangun komunikasi dengan mentor, pegawai, hingga instansi mitra.
Menurut Wamendagri, peserta yang pasif berisiko kehilangan momentum pembelajaran. Sebaliknya, peserta yang agresif membangun relasi akan mendapat nilai tambah.
- Jumlah peserta: 65 orang
- Fokus program: karakter dan jejaring
- Lokasi arahan: lingkungan Kementerian Dalam Negeri
- Status: program berjalan
Update Perkembangan Program
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal durasi pasti magang maupun mekanisme evaluasi peserta. Namun, sumber internal menyebut penilaian akan mencakup aspek sikap dan kontribusi nyata.
Masadagri sendiri diposisikan sebagai kawah candradimuka bagi mahasiswa yang ingin memahami birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Program ini menyasar mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia.
Saksi mata menyebut sesi arahan berlangsung interaktif. Peserta diberi ruang bertanya langsung kepada Wamendagri soal tantangan kerja di pemerintahan.
Pesan Keras untuk Peserta
Bima Arya mengingatkan, magang bukan sekadar formalitas. Menurut dia, peserta harus membuktikan diri lewat kinerja dan sikap selama berada di lapangan.
"Jejaring dibangun bukan karena jabatan, tapi karena kepercayaan," ujarnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Masadagri tidak hanya menilai kemampuan akademik. Karakter dan relasi disebut sebagai indikator sukses yang sama pentingnya.
Perkembangan selanjutnya soal program ini masih dinantikan. Peserta diharapkan segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja instansi masing-masing.
KONFIRMASI: Kementerian Dalam Negeri belum merilis rincian evaluasi lanjutan. Beritatercepat akan terus memperbarui informasi dari lokasi.
Comments (0)