Oct 11, 2026
breaking

BREAKING: KSAD Maruli Murka Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol

BARU SAJA — Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meledak. Kepala Staf Angkatan Darat itu menegaskan rumah dinas TNI AD yang dijadikan markas judi online telah mencoreng institusi."Ini pengkhianatan terha...

BREAKING: KSAD Maruli Murka Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol

BARU SAJA — Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meledak. Kepala Staf Angkatan Darat itu menegaskan rumah dinas TNI AD yang dijadikan markas judi online telah mencoreng institusi.

"Ini pengkhianatan terhadap kehormatan prajurit," tegas Maruli dalam keterangan resmi, dikonfirmasi MENIT LALU di Jakarta.

Pernyataan keras itu mencuat setelah penyelidikan internal mengungkap sejumlah oknum diduga memakai fasilitas negara untuk operasi judol.

Fakta Kunci yang Dikonfirmasi

  • Rumah dinas TNI AD dilaporkan dijadikan tempat operasional judi online.
  • Jenderal Maruli menyebut tindakan itu mencoreng nama baik institusi.
  • Penyelidikan internal TNI AD langsung digelar usai temuan awal.
  • Oknum yang terbukti terlibat dijanjikan sanksi berat sesuai hukum militer.
  • Pengawasan fasilitas milik negara akan diperketat di seluruh satuan.

Maruli tidak memberi toleransi. Ia memerintahkan jajaran Provost dan pengawas internal bergerak cepat memburu pihak yang membiarkan fasilitas negara disalahgunakan.

Menurutnya, judi online bukan pelanggaran ringan. Dampaknya merusak moral prajurit dan merusak kepercayaan publik.

Evakuasi Nama Baik Institusi

TNI AD kini bergerak menutup celah. Sejumlah rumah dinas akan diaudit menyeluruh. Saksi mata di lingkungan asrama mengaku sempat melihat aktivitas mencurigakan sebelum penyelidikan dibuka.

"Tidak ada ruang bagi pelaku judi online di lingkungan TNI AD," ujar Maruli. Ia menambahkan setiap komandan satuan wajib bertanggung jawab atas wilayahnya.

Kasus ini menjadi pukulan telak. Bukan hanya soal pelanggaran disiplin, tetapi soal pengkhianatan terhadap sumpah prajurit.

Siaga Sanksi Berat

Panglima TNI sebelumnya juga menegaskan sikap zero tolerance terhadap judi online. Update terbaru menyebut sejumlah nama sudah dikantongi tim investigasi.

Jika terbukti, pelaku bisa dijerat pasal pelanggaran hukum militer. Hukuman berat menanti, termasuk pemecatan tidak hormat.

Publik menanti transparansi. Kasus ini dianggap ujian integritas institusi yang selama ini dikenal disiplin.

"Kami tidak akan menutupi. Siapa pun yang bersalah akan diproses," kata Maruli.

Perkembangan selanjutnya masih dinantikan. TNI AD berjanji mengumumkan hasil investigasi secara terbuka demi memulihkan kepercayaan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User