Oct 12, 2026
breaking

BREAKING: KPK Sita Jutaan Rupiah Dugaan Pungli Kasus ATR/BPN

BARU SAJA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang jutaan rupiah yang diduga hasil pungutan liar dalam kasus suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian Agraria dan Ta...

BREAKING: KPK Sita Jutaan Rupiah Dugaan Pungli Kasus ATR/BPN

BARU SAJA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang jutaan rupiah yang diduga hasil pungutan liar dalam kasus suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Penyitaan dilakukan saat pemeriksaan saksi, dikonfirmasi langsung ke publik menit lalu.

Uang tersebut diduga kuat berasal dari praktik pungli yang dilakukan oknum pegawai dalam proses pengurusan sertifikat HGB milik PT Summarecon Agung. KPK menyebut temuan ini sebagai pintu masuk perluasan penyidikan ke jaringan pungli yang lebih luas.

Delapan Tersangka Sudah Ditetapkan

KPK menegaskan kasus ini bukan sekadar suap tunggal. Sebanyak delapan tersangka telah ditetapkan dan ditahan. Mereka berasal dari unsur pejabat ATR/BPN, pihak swasta, hingga perantara.

  • BARU SAJA: Uang jutaan rupiah disita saat pemeriksaan saksi.
  • BREAKING: Delapan tersangka resmi ditetapkan KPK.
  • UPDATE: Dugaan pungli diduga sistemik, bukan kasus tunggal.
  • MENIT LALU: Penyidik dalami aliran dana ke pihak lain.
  • KONFIRMASI: Objek HGB milik PT Summarecon jadi pintu masuk.

Kronologi dan Modus Operandi

Dilaporkan, proses pengurusan HGB dan sertifikat terkait dipercepat dengan syarat setoran. Saksi mata menyebut adanya permintaan uang di luar tarif resmi.

Penyidik menyita uang tunai dalam pecahan berbeda saat memeriksa saksi. Bukti itu diduga bagian dari fee wajib dalam pengurusan berkas. KPK menduga praktik ini telah berlangsung lama dan melibatkan lintas instansi.

“Kami dalami setiap aliran dana,” ujar tim penyidik dalam keterangan resminya. KPK memastikan tidak ada ruang aman bagi pelaku pungli di sektor pertanahan.

Dampak dan Langkah Selanjutnya

Kasus ini memicu sorotan publik atas pelayanan pertanahan. Masyarakat dinilai dirugikan karena biaya pengurusan membengkak. KPK menjanjikan transparansi dan penindakan tegas.

  • SIAGA: KPK periksa sejumlah saksi tambahan pekan ini.
  • DARURAT: Praktik pungli diduga melemahkan reformasi birokrasi.
  • PERKEMBANGAN: Penyidik telusuri rekening dan aset para tersangka.

KPK juga akan berkoordinasi dengan Inspektorat Jenderal ATR/BPN untuk membenahi sistem perizinan dan pengawasan internal agar celah pungli ditutup.

Penyidik menegaskan proses hukum berjalan cepat. Publik diminta mengawal kasus ini. Setiap bukti tambahan akan diumumkan secara resmi oleh lembaga antirasuah.

KONFIRMASI terakhir: uang jutaan rupiah kini disegel sebagai barang bukti. Penyidikan masih berlanjut dan tidak menutup kemungkinan muncul tersangka baru dalam waktu dekat.

Ini breaking news terbaru. Perkembangan akan terus diperbarui begitu ada informasi resmi dari KPK. Ikuti terus laporan Beritatercepat untuk update menit per menit.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User