JAKARTA BARAT — BARU SAJA, aparat kepolisian menggerebek dua lokasi yang dikonfirmasi sebagai sarang peredaran narkoba di Jakarta Barat. Sebanyak 24 orang ditangkap dalam operasi yang digelar Jumat (9/10) pagi.
Penggerebekan berlangsung di dua titik sekaligus, yakni Kampung Ambon dan Kampung Boncos, kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Kedua lokasi selama ini dilaporkan menjadi pusat transaksi narkoba yang meresahkan warga sekitar.
Operasi ini dikonfirmasi berjalan cepat dan tertutup. Petugas bergerak serentak sejak pagi buta untuk mencegah pelaku melarikan diri atau memusnahkan barang bukti.
Fakta Kunci Penggerebekan
- 24 orang diamankan dalam satu gelombang operasi
- Lokasi: Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Daan Mogot
- Waktu: Jumat (9/10) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB
- Status: kawasan masuk kategori zona merah narkoba
- Petugas masih melakukan pendataan dan penyisiran lanjutan
Detik-detik Penggerebekan
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, petugas datang mendadak dari beberapa arah. Warga sempat panik karena suara pintu didobrak dan teriakan perintah.
"Saya lihat banyak orang dibariskan di pinggir jalan. Ada yang diborgol, ada yang masih pakai sandal," ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah orang dibawa ke kendaraan taktis. Barang bukti berupa paket kecil diduga narkotika turut diamankan.
Kampung Boncos dan Ambon Jadi Target Lama
Kampung Boncos dan Kampung Ambon bukan nama baru dalam peta peredaran narkoba Jakarta. Kedua kawasan ini berulang kali masuk radar aparat karena aktivitas transaksi yang berlangsung hampir setiap hari.
Warga mengaku sudah lama resah. Mereka berharap penggerebekan ini tidak berhenti di penangkapan, tetapi sampai ke jaringan besar di belakangnya.
"Kalau cuma ditangkap lalu lepas lagi, ya sama saja. Kami ingin kawasan ini benar-benar bersih," kata seorang ibu rumah tangga di lokasi.
Perkembangan Terkini
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap 24 orang yang diamankan. Sejumlah nama disebut masih dalam pengejaran.
Status siaga diterapkan di sekitar lokasi untuk mencegah kerumunan dan gangguan keamanan. Warga diminta tidak mendekat selama proses evakuasi dan pendataan berlangsung.
UPDATE akan menyusul begitu otoritas merilis jumlah barang bukti dan identitas tersangka.
Comments (0)