BREAKING — Kementerian Kehutanan akhirnya buka suara soal kabut asap karhutla RI yang dilaporkan menyelimuti Singapura jelang gelaran GP F1 akhir pekan ini.
KONFIRMASI itu disampaikan pihak kementerian setelah sejumlah saksi mata di Singapura melaporkan penurunan jarak pandang dalam beberapa hari terakhir.
"Kami masih melakukan penelusuran terkait sumber asap," ujar pihak Kemenhut dalam keterangan resminya, Jumat.
Pernyataan ini keluar BARU SAJA setelah tekanan publik internasional meningkat. Sebab, Singapura tengah bersiap menjadi tuan rumah seri balap mobil paling bergengsi di dunia.
Fakta Kunci
- GP F1 Singapura digelar akhir pekan ini di sirkuit jalanan Marina Bay.
- Kabut asap dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah Singapura.
- Kemenhut menyatakan masih menelusuri asal asap karhutla.
- Jarak pandang dikabarkan menurun dalam beberapa hari terakhir.
- Pemerintah diminta bergerak cepat mengantisipasi perkembangan.
Menurut laporan yang dihimpun, kondisi udara di Singapura mulai terpengaruh dalam periode beberapa hari belakangan. Warga setempat mengaku melihat langit tampak kelabu, terutama pada pagi dan sore hari.
Seorang saksi mata di Singapura menyebut bau asap mulai tercium di beberapa kawasan permukiman. "Udara terasa berbeda, apalagi saat matahari terbit," ujarnya.
Kondisi ini memicu kekhawatiran menjelang perhelatan balap. Sebab, GP F1 Singapura merupakan agenda internasional yang menyedot perhatian jutaan penonton dunia.
Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara belum mengeluarkan pernyataan resmi soal dampak asap terhadap jadwal balapan.
Respons Pemerintah
Kemenhut menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Langkah pemantauan titik panas dilaporkan tengah dilakukan.
"Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut," kata pihak kementerian.
Pengamat lingkungan menilai respons cepat sangat penting. Sebab, isu asap lintas negara kerap menjadi sorotan diplomatik kawasan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi. Pemerintah juga diminta memperkuat patroli pencegahan karhutla.
UPDATE terbaru menyebut pemantauan udara terus dilakukan secara berkala. Status siaga darurat karhutla di sejumlah daerah dilaporkan masih berlaku.
Perkembangan situasi ini akan sangat menentukan, terutama jika asap terus terbawa angin ke wilayah Singapura. Evakuasi belum dilaporkan dilakukan.
Beritatercepat akan terus memperbarui informasi dari lokasi begitu data resmi diterima.
Comments (0)