BARU SAJA — Polda Metro Jaya kembali menggerebek Kampung Ambon, Jakarta Barat. Hasilnya: 20,66 gram sabu, airsoft gun, dan senjata tajam disita. Penggerebekan ini melibatkan 160 personel gabungan.
Operasi dilakukan dini hari. Petugas menyisir sejumlah titik yang diduga jadi lokasi peredaran narkoba. Saksi mata menyebut warga sempat panik saat aparat masuk ke gang-gang sempit kawasan itu.
Fakta Kunci Penggerebekan
- 20,66 gram sabu diamankan dari tangan pelaku.
- Airsoft gun turut disita dari lokasi.
- Senjata tajam berbagai jenis ditemukan petugas.
- 160 personel dikerahkan Polda Metro Jaya.
- Beberapa orang diamankan untuk pemeriksaan intensif.
Kampung Ambon memang sudah lama dikenal sebagai zona rawan narkoba. Berulang kali digerebek, kawasan ini kembali muncul dalam radar aparat. KONFIRMASI dari pihak kepolisian menyebut operasi ini bagian dari penindakan berkelanjutan.
Kronologi Menit demi Menit
Petugas bergerak cepat setelah laporan masyarakat. Tim dibagi ke beberapa kelompok. Mereka mengepung sejumlah rumah dan warung yang dicurigai.
Saat penggeledahan, petugas menemukan paket sabu siap edar. Sebuah airsoft gun juga ditemukan di salah satu lokasi. Barang bukti langsung dibawa ke markas untuk penyelidikan.
Seorang saksi mata mengatakan penggerebekan berlangsung singkat. "Mereka masuk cepat, langsung menggeledah," ujarnya. Warga diminta tidak mendekat selama proses berlangsung.
Perkembangan Terbaru
Polisi masih mendalami keterkaitan jaringan di kawasan tersebut. Sejumlah nama disebut bakal dipanggil. UPDATE terbaru menyebut penyelidikan berlanjut ke pemasok.
Ini bukan penggerebekan pertama. Sebelumnya, Kampung Ambon beberapa kali dirazia. Namun peredaran barang haram tetap ditemukan. Aparat menegaskan komitmen memberantas narkoba di wilayah itu.
Masyarakat diminta aktif melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. SIAGA dan kolaborasi dinilai kunci memutus rantai peredaran.
BREAKING — Informasi awal menyebut masih ada pengembangan. Tim lanjutan dikerahkan ke lokasi. Evakuasi barang bukti dilakukan dengan pengawalan ketat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal jumlah tersangka. Polda Metro Jaya dijadwalkan merilis detail operasi dalam waktu dekat.
Comments (0)