Oct 13, 2026
breaking

BREAKING: Pramono Tunda Putusan Ganjil-Genap, Tunggu MRT Kota Tua

BARU SAJA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kebijakan ganjil-genap tidak akan diputuskan dalam waktu dekat. Ia menunggu pembangunan jalur MRT ke Kota Tua rampung lebih dulu."Keputusan ...

BREAKING: Pramono Tunda Putusan Ganjil-Genap, Tunggu MRT Kota Tua

BARU SAJA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kebijakan ganjil-genap tidak akan diputuskan dalam waktu dekat. Ia menunggu pembangunan jalur MRT ke Kota Tua rampung lebih dulu.

"Keputusan ganjil-genap akan diambil setelah jalur MRT ke Kota Tua beres," tegas Pramono, dikonfirmasi wartawan, Rabu (hari ini).

Pernyataan ini menegaskan posisi Pemprov DKI: transportasi massal jadi prasyarat utama sebelum pembatasan kendaraan pribadi diperketat.

Alasan di Balik Penundaan

Pramono menilai kebijakan ganjil-genap tidak bisa berdiri sendiri. Tanpa alternatif angkutan umum yang memadai, kebijakan itu berisiko menuai penolakan warga.

  • MRT ke Kota Tua jadi kunci keputusan ganjil-genap.
  • Pemprov ingin pastikan angkutan massal siap sebelum pembatasan.
  • Target penyelesaian proyek MRT diharapkan rampung hingga 2029.
  • Kebijakan ganjil-genap masih dalam tahap kajian.

Menurut Pramono, jalur MRT ke Kota Tua akan menghubungkan kawasan utara Jakarta dengan pusat kota. Jalur ini dinilai mampu mengalihkan sebagian besar pengguna kendaraan pribadi.

"Kalau MRT sudah sampai Kota Tua, baru kami hitung ulang. Jangan sampai kebijakan ganjil-genap justru bikin macet di tempat lain," ujarnya.

Kemacetan Jakarta Jadi Sorotan

Kemacetan Ibu Kota masih jadi persoalan serius. Data menunjukkan waktu tempuh warga terus membengkak setiap tahun.

Pemprov DKI menargetkan pembangunan MRT menjadi tulang punggung solusi kemacetan. Proyek ini digadang-gadang mengurangi kepadatan lalu lintas secara signifikan pada 2029.

  • MRT diharapkan jadi solusi utama kemacetan Jakarta.
  • Pembangunan jalur ke Kota Tua masih berjalan.
  • Evaluasi ganjil-genap menunggu proyek selesai.
  • Tidak ada tenggat baru untuk kebijakan tersebut.

Sejumlah pengamat transportasi menilai penundaan ini langkah realistis. Mereka mengingatkan ganjil-genap tanpa transportasi massal memadai hanya memindahkan masalah.

"Saksi mata di lapangan melihat antrean kendaraan masih panjang di jam sibuk. Butuh alternatif nyata, bukan sekadar larangan," kata seorang pengamat.

UPDATE: Apa Selanjutnya?

Pramono belum membeberkan skema final ganjil-genap. Ia memastikan kajian tetap berjalan sambil menunggu progres MRT.

Warga diminta bersabar menunggu perkembangan. Pemprov berjanji mengumumkan kebijakan secara terbuka setelah semua data lengkap.

"Kami tidak mau buru-buru. Yang penting kebijakan ini tepat sasaran," pungkas Pramono.

KONFIRMASI — hingga berita ini diturunkan, belum ada jadwal resmi kapan ganjil-genap dievaluasi ulang. Pantau terus perkembangan di Beritatercepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User