BREAKING: Polri bersama BNN BARU SAJA menggerebek dua sarang narkoba di Jakarta Barat. Sebanyak 24 orang ditangkap dalam operasi gabungan di Kampung Ambon dan Boncos.
Penggerebekan berlangsung simultan pada dini hari. Tim gabungan menyisir rumah kontrakan yang dijadikan lokasi transaksi. Warga sekitar dikonfirmasi melihat petugas masuk sejak subuh.
"Operasi menyasar jaringan aktif," ujar petugas di lokasi. Tidak ada perlawanan berarti saat penangkapan berlangsung. Sejumlah tersangka langsung dibawa ke kantor polisi.
Barang Bukti Disita
Dari lokasi, petugas MENYITA barang bukti signifikan. Daftar temuan itu di antaranya:
- Sabu dalam paket siap edar
- Ganja kering dalam plastik besar
- Senjata tajam dan busur panah
- Alat hisap dan timbangan digital
- Uang tunai diduga hasil transaksi
Busur panah ditemukan di salah satu kontrakan. Petugas menduga senjata itu dipakai untuk menjaga lokasi dari penggerebekan.
Kronologi Penggerebekan
Operasi dimulai dari laporan Zona Merah. Petugas mencurigai dua kawasan itu sebagai pusat peredaran. Setelah penyelidikan 1 minggu, tim melakukan penyergapan serentak.
Perkembangan terbaru, petugas masih mendata identitas para tersangka. Beberapa diduga berperan sebagai kurir dan penyimpan barang. Polisi juga menelusuri pasokan dari luar Jakarta.
"Tidak ada tempat aman bagi pelaku," kata perwakilan tim. KONFIRMASI menyebut operasi ini bagian dari pemberantasan rutin.
Imbauan ke Warga
Warga diminta melaporkan aktivitas mencurigakan. Kawasan Kampung Ambon dan Boncos sudah lama dicatat sebagai titik rawan. Petugas berjanji melakukan pengawasan berkala di lokasi.
Saksi mata menyebut penggerebekan berlangsung cepat. Sejumlah penghuni kontrakan sempat keluar sebelum petugas menutup akses jalan.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berjalan. Pemeriksaan intensif dilakukan untuk membongkar jaringan yang lebih luas.
Comments (0)