Oct 10, 2026
breaking

Petugas Rutan Depok Dipecat Usai Selundupkan Sabu ke Napi

BREAKING: Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi memecat seorang petugas Rumah Tahanan (Rutan) Depok berinisial S. Petugas itu terbukti menyelundupkan sabu ke dalam rutan dan terlibat pesta nar...

Petugas Rutan Depok Dipecat Usai Selundupkan Sabu ke Napi

BREAKING: Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi memecat seorang petugas Rumah Tahanan (Rutan) Depok berinisial S. Petugas itu terbukti menyelundupkan sabu ke dalam rutan dan terlibat pesta narkoba bersama narapidana.

Keputusan pemecatan BARU SAJA dikonfirmasi pihak kementerian. S dinyatakan melanggar kode etik berat dan diduga menjadi jalur peredaran narkoba di dalam lapas.

Fakta Kunci yang Dikonfirmasi

  • Petugas berinisial S dipecat dari Rutan Depok.
  • S diduga menyelundupkan sabu ke dalam rutan.
  • S terlibat pesta narkoba bersama sejumlah narapidana.
  • Pemecatan dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
  • Kasus ini diduga melibatkan jaringan lebih luas.

"Yang bersangkutan sudah kami proses. Pemecatan adalah bentuk ketegasan," ujar pejabat kementerian, dikonfirmasi MENIT LALU.

Kronologi yang Dilaporkan

Peristiwa ini terungkap setelah penyelidikan internal. S dilaporkan masuk ke area tahanan membawa barang terlarang. Sabu itu diduga dipakai bersama napi di dalam sel.

Saksi mata menyebut aktivitas mencurigakan sudah berlangsung beberapa waktu. Pihak rutan kini memperketat pengawasan. Evakuasi dan pemeriksaan mendalam dilakukan di blok terkait.

  • Pengawasan rutan ditingkatkan ke status siaga.
  • Sejumlah napi diperiksa intensif.
  • Rekaman CCTV menjadi bukti kunci.

Respons dan Perkembangan

Kementerian menegaskan tidak ada toleransi bagi petugas yang bermain narkoba. S terancam pidana sesuai hukum yang berlaku.

"Ini darurat. Kami bersihkan dari dalam," tegas sumber resmi. Penyelidikan masih berlanjut untuk membongkar jaringan.

Publik mendesak transparansi. Kasus ini mencoreng citra lembaga pemasyarakatan. Update akan menyusul begitu ada perkembangan baru.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User