Oct 15, 2026
Nasional

Pertamina Bekali UMKM Pelatihan Ekspor demi Kejar Pasar Global

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nasional. Kali ini, pe

Pertamina Bekali UMKM Pelatihan Ekspor demi Kejar Pasar Global

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nasional. Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut membekali para pelaku UMKM binaan dengan pelatihan ekspor guna menembus pasar global yang semakin kompetitif. Langkah ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, sekaligus upaya memperkuat ekosistem bisnis berkelanjutan di tanah air.

Pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung terkait prosedur ekspor, standar kualitas internasional, hingga strategi pemasaran digital lintas negara. Pertamina menilai, UMKM memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap devisa negara jika dibekali pengetahuan yang mumpuni. Program ini menyasar pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga produk pertanian olahan.

Kronologi Program dan Tujuan Strategis

  1. Identifikasi Kebutuhan UMKM — Pertamina memetakan sejumlah kendala utama yang dihadapi UMKM, seperti keterbatasan informasi pasar ekspor, dokumentasi legal, dan akses pembiayaan. Dari pemetaan itu, disusun kurikulum pelatihan yang aplikatif.
  2. Penyelenggaraan Pelatihan Intensif — Pelatihan digelar dengan menghadirkan praktisi ekspor, perwakilan Kementerian Perdagangan, serta pelaku usaha yang telah sukses menembus pasar internasional. Materi mencakup cara mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga perhitungan harga jual di pasar global.
  3. Pendampingan dan Inkubasi — Setelah pelatihan, UMKM peserta akan mendapat pendampingan berkelanjutan. Pertamina menyiapkan skema inkubasi agar produk mereka siap bersaing di platform e-commerce global dan pameran dagang internasional.
  4. Evaluasi dan Target Ekspor — Perusahaan menargetkan sejumlah UMKM binaan mampu melakukan ekspor perdana dalam waktu dekat. Evaluasi dilakukan berkala untuk memastikan dampak nyata dari program ini.

“Kami ingin UMKM tidak hanya menjadi penonton di pasar domestik, tetapi juga pemain utama di pasar global. Pelatihan ekspor ini adalah jembatan agar mereka berani dan mampu bersaing,” ujar perwakilan Pertamina dalam keterangan resminya.

Dampak dan Harapan bagi UMKM

Sejumlah peserta mengaku mendapatkan wawasan baru yang selama ini sulit diakses. Mereka menyoroti pentingnya pemahaman regulasi negara tujuan ekspor, termasuk standar karantina dan labelisasi. Dengan pendampingan Pertamina, mereka optimistis produknya dapat menembus pasar Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Eropa.

Ekonom menilai langkah ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas. Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait konsistensi kualitas dan kapasitas produksi. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara BUMN, kementerian, dan lembaga pembiayaan menjadi kunci.

  • Potensi UMKM: Kontribusi UMKM terhadap PDB nasional mencapai sekitar 61 persen dan menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja.
  • Target Ekspor: Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor UMKM dua digit dalam beberapa tahun ke depan.
  • Peran BUMN: Pertamina berkomitmen menjadikan program ini berkelanjutan, bukan sekadar seremonial.

Dengan pembekalan menyeluruh, diharapkan lahir semakin banyak eksportir baru dari kalangan UMKM. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari nilai transaksi ekspor yang dihasilkan. Pertamina menegaskan akan terus memperluas jangkauan pelatihan ke daerah-daerah lain, termasuk kawasan timur Indonesia yang kaya potensi produk lokal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User