BARU SAJA — Seorang wartawan televisi dilaporkan menjadi korban penganiayaan usai merekam dugaan pesta miras oleh sejumlah personel polisi di ruang Satnarkoba Polres Baubau, Sulawesi Tenggara.
Peristiwa ini dikonfirmasi langsung memicu respons cepat dari Propam Polda Sultra. Tim dari bidang pengawasan internal itu dikabarkan sudah bergerak menuju Baubau untuk melakukan pengusutan menyeluruh.
"Propam Polda Sultra diterjunkan ke Baubau," demikian informasi yang dihimpun di lokasi, tanpa menyebut identitas pejabat yang berwenang.
Kronologi yang Dilaporkan
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, insiden bermula ketika wartawan tersebut melakukan perekaman di dalam area Satnarkoba Polres Baubau. Rekaman itu diduga menangkap aktivitas sekelompok personel yang tengah mengonsumsi minuman keras.
- Wartawan dilaporkan merekam aktivitas di ruang Satnarkoba
- Rekaman diduga menampilkan personel tengah pesta miras
- Usai merekam, wartawan mengalami dugaan intimidasi hingga penganiayaan
- Korban dikabarkan alami luka akibat peristiwa tersebut
- Propam Polda Sultra langsung turun untuk menyelidiki
Sejumlah pihak menyebut peristiwa itu terjadi secara mendadak. Wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya tiba-tiba dihadang sejumlah orang tak dikenal.
Respons Propam Polda Sultra
Langkah cepat Propam Polda Sultra menjadi sorotan. Kedatangan tim ke Baubau disebut sebagai bentuk komitmen pengusutan dugaan pelanggaran oleh anggota.
Belum ada keterangan resmi soal jumlah personel yang diperiksa. Namun sejumlah nama dikabarkan sudah masuk daftar pemeriksaan.
"Kami masih mendalami. Semua akan diperiksa," ujar sumber terverifikasi di lingkungan kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kapolres Baubau maupun Bidang Propam Polda Sultra.
Siaga dan Desakan Pengusutan
Peristiwa ini langsung memantik reaksi keras dari kalangan jurnalis. Sejumlah organisasi wartawan mendesak pengusutan tuntas dan transparan.
- Desakan pengusutan tuntas muncul dari kalangan jurnalis
- Korban diminta mendapatkan perlindungan hukum
- Bukti rekaman disebut menjadi barang penting penyelidikan
- Publik menunggu hasil pemeriksaan Propam
Situasi di sekitar Polres Baubau dilaporkan masih dalam pengawasan ketat. Sejumlah pihak bersiaga menunggu perkembangan resmi.
Kasus ini menambah daftar panjang persoalan dugaan pelanggaran oleh oknum aparat. Publik menanti apakah pengusutan akan berjalan hingga tuntas atau berhenti di tengah jalan.
UPDATE akan disampaikan begitu keterangan resmi tersedia. Pantau terus perkembangan kasus ini.
Comments (0)