JAKARTA — BARU SAJA, Jennifer Coppen akhirnya angkat bicara setelah namanya terseret dalam dugaan penipuan investasi emas yang merugikan korban hingga Rp 25 miliar. Klarifikasi disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (10/10), menjawab sorotan publik yang terus mengeras.
Perempuan yang juga istri pesepakbola Justin Hubner itu menegaskan posisinya sebagai Brand Ambassador sejak Januari 2026. Ia menyebut keterlibatannya murni berdasarkan kontrak promosi, bukan sebagai pengelola perusahaan.
Poin Kunci Klarifikasi
- Jennifer dikontrak sebagai Brand Ambassador sejak Januari 2026.
- Kerja sama diakhiri lebih cepat pada 19 Juni 2026.
- Ia menegaskan tak punya wewenang atas operasional perusahaan.
- Tidak menerima komisi dari setiap produk yang terjual.
- Kontrak awalnya berjalan hingga 2027.
"Saya tidak terlibat dalam manajemen maupun operasional perusahaan," tegasnya dalam unggahan tersebut. Pernyataan ini menjawab tuduhan yang beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Ia merinci, tanggung jawabnya sebatas kegiatan promosi, pembuatan konten, dan menghadiri acara sesuai ketentuan kontrak. Tidak ada akses terhadap pengelolaan dana, transaksi pelanggan, proses penjualan, maupun pengambilan keputusan operasional.
"Saya juga tidak punya wewenang mengatur bagaimana perusahaan menjalankan kegiatan usahanya," tambahnya. UPDATE terbaru menyebut, penghentian kerja sama dipicu banyaknya keluhan pelanggan soal pelayanan dan pemenuhan pesanan.
Alasan Hentikan Kerja Sama
Menurut Jennifer, situasi itu menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan kerja sama. Atas pertimbangan tersebut, ia dan pihak brand sepakat mengakhiri kontrak pada 19 Juni 2026, jauh sebelum masa kontrak berakhir.
Ibu satu anak ini memahami opini publik berkembang karena statusnya sebagai mantan brand ambassador. Namun ia berharap masyarakat menilai persoalan secara proporsional, tidak menarik kesimpulan yang belum didukung fakta.
"Saya tidak ingin mendahului proses hukum dan memberikan penilaian terhadap pihak mana pun," ucapnya. KONFIRMASI ini sekaligus menegaskan ia tak akan menyimpulkan sesuatu yang belum diputuskan pihak berwenang.
Jennifer menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan dan terbuka untuk berkomunikasi secara baik. Ia juga menegaskan menjunjung tinggi nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat.
Perkembangan Kasus
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan dugaan penipuan investasi emas senilai Rp 25 miliar masih berlangsung. Sejumlah korban dilaporkan telah melapor ke pihak berwenang. Nama Jennifer terseret karena perannya sebagai figur promosi brand tersebut.
Publik menantikan perkembangan lanjutan, termasuk langkah hukum yang akan diambil aparat. Jennifer sendiri memilih tak mengomentari pihak mana pun demi menghormati investigasi yang tengah berjalan.
Comments (0)