BARU SAJA -- Anggota Komisi II DPR RI, Doli, membuka penyelidikan baru terkait dugaan pasal selundupan dalam PKPU 19/2023. Fokus penelusuran mengarah ke Pasal 18 ayat 3 yang diduga dipakai meloloskan Gibran.
"Ini bukan sekadar polemik biasa. Ada indikasi kuat pasal itu dimasukkan diam-diam," ujar Doli di Senayan, menit lalu.
Poin Kunci Penelusuran
- Pasal 18 ayat 3 PKPU 19/2023 diduga tidak pernah masuk draf awal.
- Dugaan penyelundupan norma untuk meloloskan Gibran sebagai peserta.
- Komisi II DPR bergerak cepat memanggil pihak terkait.
- Doli menyebut ada jejak dokumen yang janggal.
- Proses hukum dan politik dipastikan terus berjalan.
Doli menegaskan pihaknya tidak akan berhenti di permukaan. Ia meminta salinan lengkap risalah pembahasan PKPU 19/2023 dari penyelenggara pemilu.
"Kami akan telusuri siapa yang menyusun, siapa yang menyetujui, dan siapa yang diuntungkan," tegasnya.
Kronologi Dugaan
Polemik ini mencuat setelah publik mempertanyakan dasar hukum pencalonan Gibran. Sejumlah pihak menilai ada pasal yang muncul belakangan dalam PKPU.
Saksi mata di ruang rapat menyebut pembahasan berlangsung alot. Namun hasil akhir dinilai tak sesuai kesepakatan awal.
KONFIRMASI -- Doli menyatakan telah mengantongi sejumlah bukti dokumen. Ia menyebut akan menggelar rapat dengar pendapat dalam waktu dekat.
Respons Cepat
- Komisi II DPR menjadwalkan pemanggilan pekan ini.
- Penyelenggara pemilu diminta menjelaskan asal-usul pasal.
- Pengamat menilai temuan ini bisa jadi pintu masuk uji materi.
- Doli memastikan tidak ada intervensi dalam penyelidikan.
"Kecepatan dan akurasi jadi pegangan kami. Jangan ada yang main-main," kata Doli.
Sejumlah anggota dewan lain mendukung langkah ini. Mereka menilai transparansi PKPU harus dijaga.
Dampak Politik
Isu ini berpotensi memanas. Publik menunggu hasil penelusuran Doli. Bila terbukti, pasal itu bisa dibatalkan.
"Kami siaga penuh. Perkembangan akan kami sampaikan setiap saat," ujar sumber di Komisi II.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi ke pihak terkait masih berlangsung. Tim Doli dilaporkan terus bekerja.
UPDATE -- Doli dijadwalkan memberi pernyataan resmi usai rapat internal. Semua mata tertuju ke Senayan.
Comments (0)