BREAKING — BYD BARU SAJA mengonfirmasi ekspansi mobil listrik mungil Racco ke luar Jepang. Dua pasar pertama: Sri Lanka dan Makau. Keduanya memakai setir kanan, sama seperti Indonesia.
Langkah ini menandai perluasan perdana Racco ke pasar setir kanan di luar negara asalnya. Pemesan di Makau sudah dibuka. Peluncuran resmi Sri Lanka dijadwalkan 9 Oktober 2026.
Fakta Kunci yang Dikonfirmasi
- Pasar pertama: Sri Lanka dan Makau, keduanya setir kanan.
- Pemesanan Makau: sudah dibuka.
- Peluncuran Sri Lanka: 9 Oktober 2026.
- Prioritas BYD: pasar setir kanan.
- Indonesia: masuk radar, belum ada tanggal resmi.
BYD menyatakan sedang menghitung permintaan Racco di berbagai negara. Prioritas diberikan pada pasar setir kanan. Indonesia yang juga setir kanan disebut berpeluang menyusul.
Sambutan di Jepang Panas
Racco merupakan model pertama BYD yang dirancang khusus untuk Jepang. Pesanan tembus 1.000 unit hanya dalam dua pekan setelah diperkenalkan.
Dalam dua bulan, angka pesanan melewati 2.000 unit. Sinyal permintaan kuat ini yang mendorong BYD melirik pasar luar Jepang.
Racco mengikuti aturan kei car, golongan mobil mungil Jepang yang dibatasi dimensi dan tenaga. Imbalannya: keringanan pajak.
Spesifikasi Racco
- Panjang: 3.395 mm
- Lebar: 1.475 mm
- Tinggi: 1.800 mm
- Wheelbase: 2.520 mm
- Kapasitas: empat penumpang
- Bagasi: 280 liter
- Motor: listrik depan, 47 kW atau 63 dk
Dua pilihan baterai tersedia. Pertama, LFP 22,4 kWh dengan jarak tempuh 210 km (WLTC). Kedua, LFP 35,84 kWh dengan jarak tempuh 320 km (WLTC).
Kandidat Pasar Berikutnya
Peluang Racco melebar ke pasar setir kanan lain terbuka lebar. Hong Kong disebut kandidat kuat. Mobil mungil sudah lebih dulu diterima konsumen di sana.
BYD juga punya pijakan kuat di Australia. Negara itu sama-sama memakai setir kanan. UPDATE perkembangan Racco di Asia Tenggara masih dinanti.
Bagi Indonesia, kehadiran Racco berpotensi menggebrak segmen city car listrik. Namun KONFIRMASI resmi soal tanggal peluncuran belum keluar. Pantau terus perkembangan.
Comments (0)