BARU SAJA — Ditlantas Polda Kalimantan Tengah mengonfirmasi 300 kecelakaan lalu lintas terjadi selama periode kabut asap karhutla melanda wilayah itu.
Data mengejutkan ini terungkap dari rekapitulasi resmi kepolisian. Rentang waktu Juli hingga September 2026 menjadi periode paling gelap bagi keselamatan berkendara di Kalteng.
Kabut asap pekat dilaporkan menjadi faktor utama. Jarak pandang pengendara dilaporkan turun drastis di sejumlah ruas jalan.
Fakta Kunci di Lapangan
- 300 kecelakaan tercatat dalam tiga bulan
- Periode: Juli–September 2026
- Kabut asap karhutla jadi pemicu utama
- Jarak pandang dikonfirmasi anjlok di banyak titik
- Evakuasi korban dilakukan di sejumlah lokasi kejadian
"Visibilitas sangat rendah. Pengendara tidak bisa melihat kendaraan di depannya," ujar seorang petugas lalu lintas di lokasi kejadian, MENIT LALU.
Saksi mata menuturkan, beberapa tabrakan terjadi beruntun. Kendaraan saling menabrak karena tidak sempat mengerem.
Polda Kalteng langsung menetapkan status siaga darurat lalu lintas. Pengaturan arus diperketat di jalur rawan.
Imbauan Darurat untuk Pengendara
- Kurangi kecepatan saat asap menebal
- Nyalakan lampu utama, bahkan siang hari
- Jaga jarak aman lebih dari biasanya
- Hindari perjalanan jika tidak mendesak
- Manfaatkan masker untuk perlindungan pernapasan
BREAKING: jumlah ini diduga masih bertambah. Sejumlah laporan dari daerah terpencil belum sepenuhnya masuk ke data pusat.
Kondisi kabut asap sendiri diprediksi belum surut dalam waktu dekat. Titik api karhutla dilaporkan masih aktif di beberapa kabupaten.
Polda Kalteng memastikan patroli udara dan darat terus digelar. Posko darurat disiagakan 24 jam.
UPDATE: masyarakat diminta segera melapor jika menemukan titik api atau kecelakaan. KONFIRMASI dari petugas, respons cepat menjadi kunci menekan korban.
Comments (0)