MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akhirnya buka suara soal keputusan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang BARU SAJA bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bobby mengaku santai dan menegaskan dirinya tetap setia sebagai kader Partai Gerindra.
"Saya kader Gerindra," tegas Bobby kepada awak media, dikonfirmasi langsung dari lokasi. Pernyataan itu keluar MENIT LALU setelah kabar Jokowi masuk PSI mengguncang peta politik nasional.
Respons Cepat Bobby
- Bobby Nasution menyebut keputusan Jokowi sebagai hak politik pribadi.
- Ia menegaskan statusnya tidak berubah: kader Gerindra.
- Menolak spekulasi soal perpindahan partai atau koalisi baru.
- Minta publik fokus pada kinerja pemerintahan Sumut.
"Itu hak beliau. Saya hormati. Tapi saya jelas di Gerindra," ujar Bobby singkat. Ia menolak berkomentar lebih jauh soal dampak politik nasional.
Jokowi Gabung PSI, Kejutan Politik
Kabar Jokowi merapat ke PSI dikonfirmasi pihak partai. Ini menjadi perkembangan besar pasca lengsernya Jokowi dari kursi presiden. PSI disebut menyambut dengan siaga penuh.
Saksi mata di lokasi menyebut Bobby tampak tenang. Tidak ada gestur tergesa-gesa. Ia malah lanjut memimpin rapat evaluasi pembangunan daerah usai memberi keterangan.
Peta Koalisi Dipertanyakan
- Gerindra belum keluarkan pernyataan resmi soal Jokowi-PSI.
- PSI klaim langkah Jokowi sebagai angin segar bagi partai muda.
- Pengamat nilai ini bisa geser konfigurasi koalisi 2029.
- Bobby disebut tetap fokus di Sumut, bukan kancah nasional.
"Kita lihat saja perkembangan berikutnya," kata Bobby. Ia meminta semua pihak menunggu konfirmasi resmi dari masing-masing partai.
Fokus Bobby di Sumut
Bobby menutup keterangan dengan menegaskan prioritasnya. Menurutnya, urusan partai bukan ranah gubernur untuk diurus harian. Ia lebih memilih menyelesaikan program infrastruktur dan pelayanan publik.
"Saya Gubernur Sumut. Tugas saya melayani rakyat Sumut," ucapnya. Kabar Jokowi masuk PSI disebut tidak mengganggu agenda kerja Bobby pekan ini.
UPDATE akan terus dikembangkan begitu ada pernyataan resmi Gerindra maupun PSI. Situasi politik nasional dipantau ketat.
Comments (0)