Oct 10, 2026
breaking

BREAKING: Asap Pekat Karhutla Palangka Raya Ganggu Jarak Pandang, Darurat Diperpanjang

PALANGKA RAYA — Asap pekat kiriman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) BARU SAJA menyelimuti Kota Palangka Raya. Jarak pandang dilaporkan turun drastis pada Minggu pagi. Pemerintah kota resmi mempe...

BREAKING: Asap Pekat Karhutla Palangka Raya Ganggu Jarak Pandang, Darurat Diperpanjang

PALANGKA RAYA — Asap pekat kiriman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) BARU SAJA menyelimuti Kota Palangka Raya. Jarak pandang dilaporkan turun drastis pada Minggu pagi. Pemerintah kota resmi memperpanjang status tanggap darurat.

Keputusan itu dikonfirmasi berlaku selama 30 hari. Periode darurat dimulai 9 Oktober hingga 7 November 2026. Warga diminta siaga penuh menghadapi memburuknya kualitas udara.

Fakta Kunci Menit Ini

  • Status tanggap darurat karhutla diperpanjang 30 hari penuh.
  • Masa berlaku: 9 Oktober sampai 7 November 2026.
  • Asap pekat ganggu jarak pandang di sejumlah ruas jalan.
  • Evakuasi dan pemadaman terus dilakukan tim gabungan.
  • Warga diimbau pakai masker dan kurangi aktivitas luar.

Pantauan di lapangan menunjukkan kabut asap menutup langit kota. Saksi mata menyebut bau hangus menusuk sejak dini hari. Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan karena pandangan terbatas.

"Asapnya tebal sekali, lampu kendaraan nyaris tidak menembus," ujar seorang warga yang ditemui di kawasan kota. Laporan serupa datang dari beberapa titik permukiman padat.

Dampak ke Kesehatan dan Aktivitas

Kualitas udara dikonfirmasi berada di level tidak sehat. Dinas terkait mengingatkan kelompok rentan. Anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan paling berisiko. Sekolah dan kantor diminta mengatur ulang jadwal aktivitas luar ruang.

  • Gunakan masker N95 saat beraktivitas di luar.
  • Tutup jendela dan ventilasi rumah.
  • Segera ke fasilitas kesehatan jika sesak napas.
  • Hindari pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.

Tim gabungan dari berbagai instansi dikerahkan ke titik panas. Helikopter patroli dilaporkan melakukan water bombing di area terpencil. Upaya pemadaman darat juga berjalan siang dan malam.

Penyebab dan Peringatan

Kondisi kemarau memperparah situasi. Lahan gambut kering menjadi pemicu utama api mudah membesar. Angin kencang mempercepat penyebaran asap ke pusat kota.

Pemerintah kota menegaskan tidak akan mentoleransi pembakaran lahan. Sanksi hukum disiapkan bagi pelaku. Warga diminta melaporkan titik api terdekat.

Perkembangan situasi terus dipantau. Status darurat bisa kembali diperpanjang jika asap tak surut. Beritatercepat akan memperbarui informasi begitu ada konfirmasi resmi terbaru.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User